Trump: Israel akan Musnah Jika Kamala Harris Memenangkan Pilpres AS 2024
Donald Trump menyebut jika Kamala Harris memenangkan Pilpres Amerika Serikat (AS) 2024 maka Israel akan musnah.
Penulis: garudea prabawati
Editor: Whiesa Daniswara
TRIBUNNEWS.COM - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa Israel akan musnah jika Kamala Harris memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS) 2024.
Dalam pidatonya di hadapan para donor Koalisi Yahudi Partai Republik di Las Vegas, Nevada, Trump mengatakan Harris disebut akan meninggalkan Israel.
"Israel tidak akan ada lagi, Israel akan musnah jika Harris menjadi presiden dan Harris akan meninggalkan Israel," ujar Trump, Kamis (5/8/2024).
"Jika mereka menang (Partai Demokrat-Kamala Harris), Israel tersingkir. Ingat saja. Jika mereka menang, Israel tersingkir," katanya.
Trump mendesak warga Yahudi Amerika melalui siaran langsung untuk memilihnya.
Namun jika warga Yahudi Amerika tak memilih Trump, dirinya mengklaim hal itu akan menjadi sesuatu yang buruk, mengutip Anadolu Agency.
"Saya tidak mengerti bagaimana orang bisa mendukung mereka (Partai Demokrat-Kamala Harris) dan saya terus-menerus mengatakannya jika Anda memiliki mereka untuk didukung dan Anda seorang Yahudi, kepala Anda harus diperiksa. Mereka sangat buruk terhadap Anda," kata Trump, merujuk pada kepada pemerintahan Presiden Joe Biden dan Harris.
Trump, yang sebagai calon presiden dari Partai Republik akan mencalonkan diri kembali pada tanggal 5 November 2024, menegaskan kembali bahwa serangan Hamas terhadap Israel pada tanggal 7 Oktober 2023 tidak akan pernah terjadi jika dia menjadi presiden.
Menanggapi pernyataannya, tim kampanye Harris mengeluarkan pernyataan yang mengatakan Trump secara terbuka merendahkan orang Yahudi Amerika.
Tim kampanye Harris menyebut Trump telah menjelaskan bahwa dia akan menyerang Israel jika hal itu sesuai dengan kepentingan pribadinya, dan dia telah melakukannya di masa lalu.
Harris juga mengklaim bahwa ia dapat memenangkan sekitar setengah suara warga Yahudi Amerika.
Baca juga: Militer Israel Makin Agresif Tangkapi Perempuan Palestina di Tepi Barat
"Kami mungkin mencapai angka 50 persen," ujar pihak Harris.
Beralih ke protes kampus pro-Palestina, Trump mengatakan bahwa perguruan tinggi harus mengakhiri propaganda antisemit atau mereka akan kehilangan akreditasi dan dukungan federal.
Trump juga menyebut akan melarang pemukiman kembali pengungsi dari wilayah yang dipenuhi teror seperti Jalur Gaza dan menangkap tokoh pro-Hamas yang merusak properti federal dan akan memberi peringatan singkat kepada setiap rektor perguruan tinggi bahwa pembayar pajak Amerika tidak akan mensubsidi penciptaan simpatisan teroris di Amerika.
(Tribunnews.com/Garudea Prabawati)