Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Korea Utara Kirim 3.000 Pasukan ke Rusia Timur, AS Meradang: Mereka Target yang Legitimate!

Jika pasukan Korea Utara dikerahkan untuk membantu pasukan Rusia melawan pasukan Ukraina, mereka bisa menjadi "legitimate target" bagi AS.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Choirul Arifin
zoom-in Korea Utara Kirim 3.000 Pasukan ke Rusia Timur, AS Meradang: Mereka Target yang Legitimate!
KTG/North Korea Travel
Parade militer pasukan Korea Utara (DPRK) di Kota Pyongyang. 

 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON -- Korea Utara mengirim sedikitnya 3.000 tentara DPRK ke Rusia timur awal bulan Oktober ini.

Agen mata-mata Korea Selatan, NIS, pekan lalu mengklaim bahwa Korea Utara telah mengirim 1.500 tentara ke Rusia untuk pelatihan.

Para prajurit ini “diperkirakan akan dikerahkan ke garis depan setelah pelatihan adaptasi mereka selesai,” tambah badan tersebut.

Penasihat Komunikasi Keamanan Nasional Amerika Serikat John Kirby mengatakan, kondisi tersebut "sangat mengkhawatirkan" karena pasukan Korea Utara akan terlibat dalam pertempuran membantu Rusia melawan Ukraina.

Para pasukan Korea Utara tersebut sebelumnya telah menjalani pelatihan.

John Kirby menyebutkan pengiriman pasukan tersebut ke Rusia menggunakan kapal dan terjadi sejak awal hingga pertengahan Oktober 2024.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut dia, jika pasukan Korea Utara dikerahkan untuk membantu pasukan Rusia melawan pasukan Ukraina, mereka bisa menjadi "legitimate target" bagi AS.

Dengan kata lain, pasukan Korea Utara tersebut sah jadi target serangan dan mungkin ada korban jiwa di antara mereka.

“Para prajurit ini melakukan perjalanan dengan kapal dari daerah Wonsan di Korea Utara ke Vladivostok, Rusia."

"Mereka kemudian melakukan perjalanan ke beberapa tempat pelatihan militer Rusia di Rusia timur di mana mereka saat ini menjalani pelatihan,” kata Kirby dalam konferensi pers.

John Kirby OK
Penasihat Komunikasi Keamanan Nasional John Kirby berbicara dalam konferensi pers di Foreign Press Center di Washington, 4 Juni 2024.

“Kami belum tahu apakah tentara-tentara ini akan ikut berperang bersama militer Rusia, tapi kemungkinan ini sangat mengkhawatirkan," ujarnya.

"Setelah menyelesaikan pelatihan, tentara-tentara ini bisa melakukan perjalanan ke Rusia bagian barat dan kemudian terlibat dalam pertempuran melawan militer Ukraina,” katanya.

Kirby mencatat bahwa tentara Korea Utara yang dimaksud saat ini mendapatkan pelatihan tempur dasar dan pengenalan di tiga lokasi Rusia.

Analisis ini sejalan dengan penilaian badan intelijen utama Seoul bahwa sekitar 3.000 tentara Korea Utara diperkirakan telah dikirim ke Rusia, dengan total 10.000 tentara diperkirakan akan dikerahkan pada bulan Desember.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas