Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pakar Penyakit Menular Desak China Segera Bagikan Data Mengenai Lonjakan Kasus Virus HMPV

Dokter mengatakan sangat penting bagi China untuk membagikan data infeksi di tengah lonjakan kasus virus human metapneumovirus (HMPV).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Sri Juliati
zoom-in Pakar Penyakit Menular Desak China Segera Bagikan Data Mengenai Lonjakan Kasus Virus HMPV
Kolase Tribunnews/net
Virus Human Metapneumovirus (HMPV) merebak di China 

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, mengatakan pada Jumat (3/1/2025) bahwa penyebaran penyakit ini terjadi dalam skala yang lebih kecil dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Hal ini mencerminkan tren musiman yang juga terlihat di negara lain, seperti Inggris, yang mengalami lonjakan serupa pada kasus penyakit pernapasan selama musim dingin ini.

Virus HMPV Ditemukan di Indonesia, Menkes: Mirip Flu Biasa, Jangan Panik

Sementara itu, virus HMPV sudah ditemukan di Indonesia.

Namun Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat untuk tidak panik, karena HMPV bukanlah virus baru dan sudah dikenal dalam dunia medis.

“HMPV sudah lama ditemukan di Indonesia, kalau dicek apakah ada, itu ada. Saya sendiri kemarin melihat data di beberapa lab, ternyata beberapa anak ada yang terkena HMPV,” kata Menkes Budi Senin (6/1/2025), mengutip menpan.go.id.

Lanjutnya, virus HMPV berbeda dengan virus COVID-19 yang merupakan virus baru.

Sedangkan HMPV adalah virus lama sejak 2001 yang sifatnya mirip dengan flu dan telah beredar ke seluruh dunia.

Rekomendasi Untuk Anda

Budi menambahkan, sistem imunitas manusia sudah mengenal virus ini sejak lama dan mampu meresponsnya dengan baik.

(Tribunnews.com/Tiara Shelavie)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas