Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Mengapa Donald Trump Menginginkan Greenland dan Terusan Panama?

Berikut sejarah mengenai Terusan Panama dan Greenland dan alasan Donald Trump ingin menguasai wilayah tersebut.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Sri Juliati
zoom-in Mengapa Donald Trump Menginginkan Greenland dan Terusan Panama?
GB News
Kolase foto Donald Trump, Greenland dan Terusan Panama 

1950 - Denmark setuju untuk mengizinkan AS menggunakan kembali Pangkalan Udara Thule yang diperluas antara tahun 1951 dan 1953 sebagai bagian dari strategi pertahanan Perang Dingin NATO.

1953 - Greenland menjadi bagian integral dari Kerajaan Denmark.

2008 - Penduduk Greenland memberikan suara dalam referendum untuk mendapatkan lebih banyak otonomi, kendali lebih besar atas sumber daya energi, dan pemberian status bahasa resmi Kalaallisut atau Greenland Barat sebagai pengganti bahasa Denmark.

2024 - Presiden terpilih AS Donald Trump mengulangi keinginannya untuk membeli Greenland. Tak lama setelah itu, Denmark mengumumkan peningkatan besar dalam anggaran pertahanan untuk Greenland. Raja Frederik mengubah lambang kerajaan agar lebih menonjolkan Greenland dan Kepulauan Faroe.

Sejarah Terusan Panama

Terusan Panama dibangun oleh AS antara tahun 1904 dan 1914, mengutip CBS News.

Terusan ini berfungsi sebagai jalan pintas antara Samudra Pasifik dan Karibia, yang secara drastis memperpendek rute pelayaran dari Asia ke pelabuhan-pelabuhan di AS bagian timur.

Terusan ini pertama kali dikelola oleh pemerintah AS selama beberapa dekade, yang menyebabkan ketegangan dengan Panama.

Rekomendasi Untuk Anda

Pada tahun 1970-an, AS dan Panama menandatangani perjanjian yang menyetujui netralitas permanen terusan tersebut.

AS berkomitmen untuk melepaskan kendali terusan tersebut dan melakukannya sepenuhnya pada tahun 1999.

Terusan tersebut sekarang dikelola oleh Otoritas Terusan Panama.

(Tribunnews.com)

Halaman 4/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas