Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Israel Bantah Rencana Serangan Segera Terhadap Fasilitas Nuklir Iran

Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar membantah laporan baru-baru ini bahwa Tel Aviv telah merencanakan serangan militer terhadap program nuklir Iran

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Muhammad Barir
zoom-in Israel Bantah Rencana Serangan Segera Terhadap Fasilitas Nuklir Iran
Tangkap Layar YouTube Gideon Saar
GIDEON SAAR. - Tangkap layar YouTube Gideon Saar yang diambil pada Jumat (7/2/2024), menunjukkan Menteri Luar Negeri dan Ketua Partai Kanan Negara Gideon Sa'ar berpidato di Sidang Pleno Knesset 05/02/2025 

Israel Bantah Rencana Serangan Segera Terhadap Fasilitas Nuklir Iran

TRIBUNNEWS.COM- Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar membantah laporan baru-baru ini bahwa Tel Aviv telah merencanakan serangan militer terhadap program nuklir Iran dalam sebuah wawancara dengan The Telegraph yang diterbitkan pada 19 April. 

"Saya anggota kabinet keamanan, dan semua forum intim, dan saya tidak ingat keputusan seperti itu. Saya tidak berpikir keputusan seperti itu diambil. Namun Israel berkomitmen pada tujuan mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Jika tujuan itu dapat dicapai melalui jalur diplomatik, itu diterima," kata Saar. 

Komentarnya merupakan respons terhadap pertanyaan tentang laporan New York Times (NYT) minggu lalu, yang mengutip sumber yang mengatakan bahwa Presiden AS Donald Trump menolak usulan Israel untuk melakukan serangan bersama terhadap fasilitas nuklir Iran, dan memilih untuk melanjutkan negosiasi. 

Trump menanggapi dengan mengatakan bahwa dia tidak terburu-buru untuk melakukan serangan, tetapi tidak menolak usulan tersebut.

"Iran selalu mengejek kewajiban internasionalnya. Saya tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa mereka akan mencoba mendapatkan beberapa kesepakatan parsial, untuk menghindari tercapainya solusi yang diperlukan. Kami berbicara langsung dengan Amerika. Kami juga berbicara dengan teman-teman Eropa," kata Saar kepada The Telegraph . 

"Saya pikir kita semua punya tujuan yang sama. Iran berada dalam posisi yang relatif lemah, dan ini harus digunakan untuk mencapai tujuan, dan tidak membiarkan Iran lolos demi kenyamanan, membuang-buang waktu sampai keadaan berubah," imbuhnya. 

Rekomendasi Untuk Anda

Israel baru-baru ini mengisyaratkan bahwa mereka hanya akan menerima kesepakatan yang mencakup pembongkaran total semua fasilitas dan peralatan nuklir Iran.

Menurut laporan NYT, usulan serangan Israel mencakup sejumlah opsi untuk sejumlah skenario, termasuk satu skenario yang melibatkan pasukan komando Israel yang melaksanakan operasi darat terhadap fasilitas nuklir Iran dengan dukungan jet tempur AS. 

Meskipun opsi khusus ini harus menunggu hingga Oktober, laporan tersebut mengatakan, opsi lainnya mencakup serangan paling cepat pada bulan Mei.

Beberapa pejabat AS lebih terbuka terhadap gagasan tersebut dibandingkan lainnya, katanya. 

Sehari kemudian, sejumlah pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Reuters bahwa pemerintah Israel “tidak menutup kemungkinan” untuk melancarkan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran dalam waktu dekat. 

"Pejabat Israel kini yakin bahwa militer mereka dapat melancarkan serangan terbatas terhadap Iran yang tidak memerlukan banyak dukungan AS. Serangan semacam itu akan jauh lebih kecil daripada yang awalnya diusulkan Israel," demikian pernyataan laporan tersebut.

Pada bulan Februari, Washington Post melaporkan bahwa Israel ingin “memanfaatkan momen” untuk melakukan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran jika upaya diplomatik dengan Teheran gagal, dan siap untuk bertindak “dengan atau tanpa” dukungan AS. 

Putaran kedua perundingan nuklir antara Teheran dan Washington berlangsung di Roma pada 19 April. 

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas