Volltexte
Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Deutsche Welle

Berharap Hemat Energi dari WFH, Mungkinkah?

WFH hingga pembatasan BBM jadi respons pemerintah untuk menghemat energi di tengah konflik Iran. Namun pakar meragukan dampaknya.…

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Berharap Hemat Energi dari WFH, Mungkinkah?
Deutsche Welle
Berharap Hemat Energi dari WFH, Mungkinkah? 

Selain itu, faktor jarak juga menjadi kendala signifikan. Dibandingkan dengan Timur Tengah, pengiriman dari Amerika Serikat membutuhkan waktu jauh lebih lama.

Kondisi ini berdampak pada meningkatnya biaya logistik, mulai dari transportasi, asuransi, hingga risiko fluktuasi harga selama perjalanan.

"Jaraknya lebih jauh, sekitar 45 hari. Itu berarti akan lebih mahal," kata Fahmy.

Di sisi lain, Amerika Serikat sebagai produsen minyak besar juga memiliki kebutuhan domestik yang tinggi. Dalam situasi krisis global, prioritas pemenuhan energi dalam negeri akan menjadi yang utama, sehingga ketersediaan untuk ekspor menjadi tidak pasti.

Kombinasi faktor-faktor tersebut membuat opsi impor dari Amerika Serikat dinilai kurang realistis untuk menjadi solusi jangka pendek dalam menjaga ketahanan energi nasional.

"Perlu cari sumber-sumber yang lain, kalau ada beberapa alternatif, itu akan menjamin pasokan," tutup Fahmy.

Editor: Arti Ekawati

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Deutsche Welle
Halaman 4/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas