Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.314: AS Pertimbangkan Beri Ukraina Rudal Tomahawk

Perang Rusia dan Ukraina telah berlangsung selama 1.314 hari hingga Senin (29/9/2025): AS Pertimbangkan Beri Ukraina Rudal Tomahawk

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.314: AS Pertimbangkan Beri Ukraina Rudal Tomahawk
Selebaran / Angkatan Laut AS / AFP
RUDAL TOMAHAWK. Gambar dirilis US Navy Visual News Service pada 19 Maret 2011 dan diambil pada 16 Januari 2003 menunjukkan kapal selam rudal balistik USS Florida Ohio meluncurkan rudal jelajah Tomahawk selama Giant Shadow di perairan lepas pantai Bahama. AS Pertimbangkan Beri Ukraina Rudal Tomahawk, berikut peristiwa perang Rusia dan Ukraina telah berlangsung selama 1.314 hari hingga Senin (29/9/2025). (Foto arsip 2011/Selebaran / Angkatan Laut AS / AFP) 

Zelensky menekankan Rusia memanfaatkan setiap hari untuk menyerang Ukraina, termasuk saat sidang majelis umum PBB berlangsung.

Pesan itu ia sampaikan dalam pidato video malam harinya.

Ukraina sejauh ini gagal meyakinkan Presiden AS Donald Trump untuk menjatuhkan sanksi baru terhadap Moskow.

Serangan Besar Rusia Tewaskan Warga Sipil di Kyiv

Serangan gencar di Kyiv dan wilayah lain menewaskan sedikitnya empat orang.

Zelensky menyebut serangan itu "keji dan pengecut".

Menurut laporan Luke Harding, Rusia meluncurkan hampir 600 drone dan lebih dari 40 rudal jelajah.

Pemboman berlangsung lebih dari 12 jam sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi.

Rekomendasi Untuk Anda

Sasaran utama serangan adalah Kyiv, Zaporizhzhia, Khmelnytskyi, Sumy, Mykolaiv, Chernihiv, dan Odesa.

Korban Jiwa dan Kerusakan Meluas di Ukraina

Serangan terjadi bersamaan dengan penutupan majelis umum PBB di New York.

Saat itu, Donald Trump kembali menyatakan dukungannya untuk Kyiv.

Sebuah rudal menghancurkan sebagian besar jalan di distrik Petropavlivska Borshchahivka, Kyiv.

Seorang gadis berusia 12 tahun tewas akibat tertimpa lempengan beton yang jatuh.

Dua korban jiwa lainnya meninggal di sebuah klinik kardiologi di ibu kota.

Secara keseluruhan, 67 orang dilaporkan terluka di seluruh Ukraina.

Zelensky menyebut serangan di Zaporizhzhia "luar biasa dahsyat", dengan hampir 40 orang terluka.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas