Populer Internasional: Jepang Cetak Sejarah, Lantik PM Wanita Pertama - Panic Buying di Australia
Rangkuman berita populer internasional, di antaranya sejarah baru Jepang, Sanae Takaichi dilantik sebagai perdana menteri perempuan pertama.
Penulis:
Tiara Shelavie
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
4. Viral! Orangtua di China Rayakan Nilai Pas-pasan Anak, Lebih Utamakan Kesehatan dan Kebahagiaan
Alih-alih menasihati atau memarahi karena nilainya hanya selisih satu poin dari batas lulus, pasangan orangtua di China ini justru merayakannya dengan sukacita.
Bagi pasangan ini, nilai tinggi bukanlah ukuran keberhasilan—kebahagiaan dan kesehatan anak jauh lebih utama.
Dalam video yang beredar di platform Douyin, sang ibu tampak masuk ke rumah sambil tersenyum lebar, membawa lembar hasil ujian.
Dilansir dari South China Morning Post, ia berseru gembira kepada suaminya yang sedang berbaring di sofa:
“Anak kita dapat 61 dari 100! Dia lulus ujian matematika bulanan!”
Sang ayah bermarga Liang langsung melonjak dari sofa sambil berseru:
“Anakku, ini benar-benar kebanggaan bagi keluarga kita! Aku akan menelepon kakek-nenekmu untuk berbagi kabar baik!”
Keduanya pun sepakat merayakan kelulusan tipis itu dengan makan malam besar bersama anak-anak.
Sang ibu kemudian memeluk putra sulungnya yang tampak malu-malu namun bahagia.
5. Gencatan Senjata Terancam usai Israel Lancarkan Serangan di Gaza, Kini Mediator Tingkatkan Diplomasi
Dua utusan utama Amerika Serikat (AS) untuk Timur Tengah bertemu Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, Senin (20/10/2025).
Baca juga: Trump Ancam Hamas, Khalil al-Hayya Akui Sulitnya Evakuasi Sandera Israel
Pertemuan dilakukan setelah kekerasan akhir pekan mengancam akan menghancurkan gencatan senjata yang ditengahi AS di Gaza.
Adapun pertemuan ini juga terjadi ketika Israel membuka kembali perlintasan perbatasan Kerem Shalom ke Gaza untuk pengiriman bantuan, setelah titik masuk ditutup sebentar pada Minggu (19/10/2025) menyusul tewasnya dua tentara Israel.
Sebagai tanggapan, Israel melancarkan puluhan serangan yang menargetkan Hamas di seluruh Gaza, menggunakan 153 ton bom.
Baca tanpa iklan