Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kisah Remaja Putri Terjebak Grup Online Penyembah Setan

Christina mengaku upaya melepaskan sang putri dari cengkeraman kelompok 764 sangat sulit.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Kisah Remaja Putri Terjebak Grup Online Penyembah Setan
BBC
Sebagian besar anggota kelompok itu berisi remaja dan pria muda yang sengaja menyasar anak-anak perempuan. 

Polisi antiteror juga memperingatkan bahwa kelompok 764 merupakan "ancaman besar".

Sejak 2009, Counter Terrorism Policing South East bertanggung jawab mengoordinasikan penanggulangan terorisme di wilayah Hampshire, Kent, Surrey, Sussex, dan Thames Valley.

Detektif Kepala Inspektur Claire Finlay yang menjabat kepala divisi di badan tersebut mengatakan kasus Finnigan "membuka tabir soal betapa kuatnya cengkeraman kelompok daring semacam ini terhadap anak muda."

"Sebagian upaya kami adalah meningkatkan kesadaran para orang tua dan wali tentang ancaman ini dan apa yang menarik anak-anak muda ke dalamnya," ujarnya.

Tahun lalu, FBI juga mengeluarkan peringatan luar biasa mengenai kelompok 764, yang disebut menggunakan "ancaman, pemerasan, dan manipulasi untuk memaksa korban merekam atau menyiarkan langsung tindakan melukai diri sendiri, aktivitas seksual eksplisit, bahkan bunuh diri."

FBI menyatakan telah membuka 250 penyelidikan terhadap individu yang terafiliasi dengan 764 serta jaringan kelompok kejahatan online lainnya.

Rangkaian penangkapan anggota kelompok ini telah dilakukan di setidaknya delapan negara —termasuk Inggris, dengan tuduhan kekerasan terhadap anak, penculikan, dan pembunuhan.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam podcast BBC terbaru Assume Nothing: Creation of a Teenage Satanist yang menelusuri jaringan 764, penyidik utama kasus Finnigan menyampaikan kekhawatirannya perihal semakin banyak anak muda dapat terpengaruh untuk melakukan kejahatan kekerasan.

"Semakin banyak orang yang awalnya bergabung [dengan 764] hanya untuk lucu-lucuan, guna mengeksploitasi orang rentan atau membuat ancaman bom palsu, tapi akhirnya mereka justru menjadi radikalis dalam kelompok tersebut," pungkasnya.

 

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas