Sosok Rahmanullah Lakanwal, Terduga Pelaku Penembakan 2 Anggota Garda Nasional AS
Dua anggota Garda Nasional ditembak saat sedang berpatroli di Washington. Kini identitas pelaku telah terungkap.
Penulis:
Tiara Shelavie
Editor:
Suci BangunDS
Sementara itu, Shawn VanDiver, presiden sebuah organisasi nirlaba yang fokus merelokasi dan memukimkan kembali warga Afghanistan, mengecam siapa pun yang menggunakan atau mencoba menggunakan kekerasan sebagai reaksi atas penembakan yang diduga dilakukan oleh seorang pria imigran asal Afghanistan tersebut.
“Kami mendukung setiap warga Amerika yang merasa ngeri dan sedih atas kejahatan ini. Tidak ada alasan, tidak ada konteks, tidak ada keluhan, tidak ada ideologi yang membenarkan tindakan penembak,” kata VanDiver dalam sebuah pernyataan pada Rabu malam.
Ia menegaskan bahwa organisasi AfghanEvac mengharapkan dan sepenuhnya mendukung agar pelaku menghadapi pertanggungjawaban penuh dan penuntutan sesuai hukum.
VanDiver juga meminta publik untuk tidak menjelek-jelekkan komunitas Afghanistan atas apa yang diperbuat oleh tersangka.
AfghanEvac, kata VanDiver, menolak segala upaya memanfaatkan tragedi ini sebagai taktik politik untuk mengisolasi atau mencelakai warga Afghanistan yang telah menetap di Amerika Serikat.
“Mereka yang ingin memanfaatkan momen ini untuk menyerang keluarga-keluarga Afghanistan tidak mencari keamanan atau keadilan; mereka justru mengeksploitasi perpecahan dan membahayakan kita semua,” tambahnya.
(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)
Baca tanpa iklan