Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

China Unjuk Kekuatan Maritim, Kerahkan Lebih dari 100 Kapal Tempur

Jepang waspada pergerakan China, meski belum melihat lonjakan aktivitas militer. Beijing masih bungkam, ketegangan kawasan terus jadi sorotan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in China Unjuk Kekuatan Maritim, Kerahkan Lebih dari 100 Kapal Tempur
Shiphub.com
KAPAL CHINA - China mengerahkan lebih dari 100 kapal tempur dan kapal penjaga pantai di Laut Kuning, Laut China Timur, Laut China Selatan, hingga perairan Pasifik dalam unjuk kekuatan maritim terbesar hingga saat ini. Manuver besar-besaran ini menegaskan ambisi Beijing untuk menunjukkan pengaruh militernya di kawasan Asia Timur dan mengirim sinyal tegas kepada Jepang, Taiwan. 

Pengerahan lebih dari 100 kapal tempur ini mempertegas bahwa China sedang menunjukkan pengaruh militernya di kawasan, sekaligus mengirim sinyal keras kepada Jepang, Taiwan, dan negara-negara lain di Asia Timur.

Meski belum berujung pada konflik langsung, langkah Beijing ini menandai meningkatnya risiko salah perhitungan yang dapat memicu ketegangan baru dalam beberapa pekan mendatang.

Jepang Waspada, tapi Belum Lihat Peningkatan Tajam

Merespons latihan besar-besaran yang dilakukan China, pemerintah Jepang menyatakan tetap waspada meski Pasukan Bela Diri Jepang (JSDF) menegaskan belum melihat peningkatan aktivitas militer yang “tajam” sejak pertengahan November.

Pernyataan ini disampaikan di tengah meningkatnya kekhawatiran regional atas manuver besar-besaran angkatan laut Beijing.

Menurut JSDF, China memang menunjukkan pola operasi yang semakin jauh dari garis pantainya, sebuah indikasi kemampuan angkatan laut Tiongkok yang terus berkembang dalam menjalankan misi jarak jauh.

Jepang menilai peningkatan kapabilitas ini sebagai langkah strategis Beijing untuk memperkuat pengaruh militernya di kawasan dan menantang keseimbangan keamanan di Asia Pasifik.

Meski tidak ada perubahan drastis dalam jumlah atau agresivitas kapal sejak 14 November, Tokyo tetap memantau setiap pergerakan dengan ketat.

Rekomendasi Untuk Anda

Tokyo mengakui bahwa China kini memiliki kemampuan lebih kuat untuk menggelar operasi laut dan udara dalam jarak yang lebih jauh.

Kemampuan ini dinilai dapat mempengaruhi dinamika keamanan wilayah, terutama di sekitar Taiwan dan Laut China Timur.

(Tribunnews.com / Namira)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas