5 Populer Internasional: Gempa M 7,0 Guncang Alaska - Pohon Natal Raksasa Menyala di Betlehem
Rangkuman berita populer internasional dalam satu hari terakhir, di antaranya gempa dengan magnitudo 7,0 mengguncang wilayah Alaska
Penulis:
Tiara Shelavie
Editor:
Suci BangunDS
Sejak jatuhnya rezim Bashar al-Assad pada Desember 2024, Israel meningkatkan operasi militernya di Suriah, termasuk serangan udara yang menewaskan ratusan orang dan operasi darat di wilayah selatan.
PressBee melaporkan pasukan Israel juga mendirikan pos pemeriksaan baru serta menahan warga Suriah secara ilegal.
Bulan lalu, sedikitnya 13 warga tewas di Beit Jinn, Damaskus pedesaan, setelah serangan Israel.
“Kami sudah mengirim pesan positif soal perdamaian dan stabilitas regional, tetapi Israel membalas dengan kekerasan ekstrem,” kata al-Sharaa.
Al-Sharaa menyatakan Israel harus kembali ke garis posisi sebelum runtuhnya rezim Assad dan mematuhi Perjanjian Pelepasan 1974 yang menetapkan zona penyangga di Dataran Tinggi Golan.
Ia memperingatkan upaya mengubah pengaturan itu dapat membawa kawasan masuk ke “situasi serius dan berbahaya”.
Pernyataan ini muncul setelah PM Israel Benjamin Netanyahu mengatakan kesepakatan baru dengan Suriah “sudah dalam jangkauan”, termasuk pembentukan zona penyangga demiliterisasi dari Damaskus hingga Jabal al-Sheikh.
Namun al-Sharaa menegaskan, “Suriahlah yang diserang Israel, bukan sebaliknya.”
Terkait persatuan nasional, al-Sharaa menyebut Suriah “sedang menjalani masa terbaiknya”, meski tantangan masih besar.
5. Jepang-China Bersitegang! Tokyo Tuduh Jet Tempur Tiongkok Arahkan Radar Tembakan ke Pesawatnya
Tensi hubungan Jepang-China kembali meningkat.
Kementerian Pertahanan Jepang menuduh dua jet tempur J-15 Tiongkok mengarahkan radar pengendali tembakan ke pesawat Jepang saat terbang di perairan internasional dekat Kepulauan Okinawa pada Sabtu (6/12/2025).
Kepulauan Okinawa cukup jauh dari Tokyo. Jaraknya sekitar 1.500 kilometer ke selatan Tokyo.
Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi menyebut, tindakan itu “berbahaya dan tidak dapat diterima” dalam pernyataannya di platform X.
Koizumi mengatakan, Tokyo telah mengajukan protes keras kepada Beijing dan menuntut langkah pencegahan agar insiden serupa tidak terulang.
Ia menilai penyinaran radar menandakan potensi serangan langsung dan memaksa pesawat Jepang melakukan manuver menghindar.
CNN melaporkan bahwa radar tipe ini adalah salah satu bentuk ancaman paling serius dalam pertemuan udara.
Baca juga: Balas China, Kini Jepang Terbitkan Travel Warning ke Tiongkok Jelang Peringatan Nanjing
Belum ada tanggapan resmi dari pihak Tiongkok atas tuduhan tersebut.
Reuters menuliskan kedua jet J-15 itu lepas landas dari kapal induk Liaoning yang sedang bermanuver bersama tiga kapal perusak rudal di selatan Okinawa.
Insiden ini terjadi di tengah memburuknya hubungan Tokyo–Beijing.
(Tribunnews.com)
Baca tanpa iklan