Australia Berkabung, Bendera Setengah Tiang Dikibarkan usai Serangan di Bondi Tewaskan Belasan Orang
Australia berkabung usai penembakan Bondi menewaskan 16 orang. Bendera setengah tiang dikibarkan, pemerintah tingkatkan keamanan, kecam antisemitisme
Penulis:
Namira Yunia Lestanti
Editor:
Sri Juliati
Konsulat Jenderal China di Sydney juga menghimbau warganya untuk menghindari lokasi kejadian hingga situasi kembali aman, menunjukkan koordinasi pemerintah Australia dengan pihak luar negeri untuk menjamin keselamatan warga negara asing.
Respons Global
Tragedi ini menuai kecaman dari berbagai pemimpin dunia. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyatakan kesedihan mendalamnya atas serangan mematikan tersebut.
Hal serupa juga diungkap Presiden AS Donald Trump, menyebut aksi itu sebagai “murni anti-Semit”, sedangkan Kanselir Jerman Friedrich Merz menekankan perlunya memerangi anti semitisme secara global.
Senada dengan yang lainnya Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen juga mengecam kekerasan tersebut.
Sementara Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, sementara Pakistan dan China menekankan keselamatan warga negaranya.
Pemerintah Pakistan melalui Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Presiden Asif Ali Zardari menekankan penolakan terhadap segala bentuk terorisme dan kekerasan terhadap warga sipil.
Respons ini menunjukkan bahwa tragedi Bondi bukan hanya menjadi perhatian Australia, tetapi juga menimbulkan keprihatinan global terkait kekerasan berbasis kebencian dan antisemitisme.
Solidaritas internasional menekankan pentingnya kerja sama untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang.
(Tribunnews.com / Namira)
Baca tanpa iklan