Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ukraina Minta AS-Eropa Beri Jaminan Keamanan ala Pasal 5 NATO

Berbicara dalam KTT Eropa di Brussels, Zelenskyy mengatakan Ukraina menanti jawaban AS dan mitra Eropa mengenai jaminan keamanan untuk negaranya.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Ukraina Minta AS-Eropa Beri Jaminan Keamanan ala Pasal 5 NATO
Website Presiden Ukraina
ZELENSKYY BERPIDATO - Foto diunduh dari laman Presiden Ukraina, Jumat (19/12/2025). Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berbicara dalam KTT Eropa di Brussels, Belgia pada Kamis (18/12/2025), yang membahas upaya Eropa untuk mendanai Ukraina dengan menggunakan aset Rusia yang disita. 

Ketegangan semakin meningkat setelah terjadinya Revolusi Maidan pada 2014.

Pada tahun yang sama, Rusia mengambil alih wilayah Krimea, sementara bentrokan bersenjata pecah di kawasan Donbas. 

Berbagai upaya diplomasi telah dilakukan, namun tidak mampu menghentikan konflik.

Situasi mencapai titik puncak ketika Rusia melancarkan serangan militer besar ke Ukraina pada 24 Februari 2022. 

Invasi tersebut mendapat kecaman dari banyak negara, diikuti dengan penerapan sanksi berat terhadap Rusia oleh negara-negara Barat serta peningkatan bantuan militer dan ekonomi untuk Ukraina.

Berikut rangkuman perkembangan terbaru terkait perang Rusia–Ukraina yang dihimpun dari berbagai sumber.

  • Zelenskyy: Ukraina Butuh Pendanaan Baru

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memperingatkan bahwa negaranya akan kesulitan finansial jika Ukraina tidak mendapat sumber pendanaan baru.

Rekomendasi Untuk Anda

Zelenskyy mengatakan dia tidak tahu bagaimana hasil pembicaraan dalam KTT Eropa di Brussels, Belgia pada Kamis (18/12/2025).

Namun, ia mendesak negara Eropa untuk mengamankan pendanaan baru untuk Ukraina karena negaranya menghadapi defisit 45-50 miliar Euro (sekitar Rp 878 – 975 triliun) untuk tahun depan.

Dia memperingatkan bahwa Ukraina perlu mengurangi produksi drone, jika tidak menerima lebih banyak uang pada musim semi.

“Jika perang berlanjut, Ukraina akan menggunakan bantuan keuangan untuk produksi drone,” katanya.

Zelenskyy mengatakan Ukraina melakukan segala yang bisa dilakukan untuk mengakhiri perang, namun tidak ada jaminan proses ini akan berhasil, terutama mengingat komentar Rusia yang mengisyaratkan kurang mendukung perdamaian.

Menurutnya, Ukraina harus berada dalam posisi untuk tetap kuat dan terus mampu berperang.

Dalam kunjungannya ke KTT Eropa, Zelenskyy melakukan percakapan yang baik dengan politisi Belgia, Bart De Wever, dan mereka saling memahami posisi masing-masing, tetapi karena Ukraina sedang berperang, mereka menghadapi risiko yang lebih besar, dikutip dari TASS.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengungkap bahwa presiden AS sebelumnya, Joe Biden mengindikasikan bahwa Ukraina tidak akan bergabung dengan NATO, bahkan sebelum perang Rusia pecah pada tahun 2022.

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas