Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ukraina Minta AS-Eropa Beri Jaminan Keamanan ala Pasal 5 NATO

Berbicara dalam KTT Eropa di Brussels, Zelenskyy mengatakan Ukraina menanti jawaban AS dan mitra Eropa mengenai jaminan keamanan untuk negaranya.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Ukraina Minta AS-Eropa Beri Jaminan Keamanan ala Pasal 5 NATO
Website Presiden Ukraina
ZELENSKYY BERPIDATO - Foto diunduh dari laman Presiden Ukraina, Jumat (19/12/2025). Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berbicara dalam KTT Eropa di Brussels, Belgia pada Kamis (18/12/2025), yang membahas upaya Eropa untuk mendanai Ukraina dengan menggunakan aset Rusia yang disita. 

"Bahkan sebelum perang dimulai, Joe Biden mengatakan kepada saya secara langsung bahwa Ukraina tidak akan dimasukkan ke dalam NATO," kata Zelenskyy dalam KTT Eropa di Brussels, Kamis.

Zelenskyy mencatat bahwa ia berulang kali mengangkat isu tersebut dengan Gedung Putih, namun hanya menjadi lelucon di kalangan pejabat AS.

Para pejabat AS mengatakan kepadanya bahwa ia sulit diajak berurusan.

Presiden Ukraina itu menunjukkan bahwa posisi AS mengenai masalah tersebut belum berubah, namun ia berkomitmen pada tujuan keanggotaan NATO yang tercantum dalam Konstitusi Ukraina, dikutip dari Suspilne.

  • Denmark Tuduh Rusia soal Serangan Siber

Pemerintah Denmark menuding Rusia berada di balik dua serangan siber besar pada 2024 yang dianggap sebagai bagian dari perang hibrida.

Serangan tersebut menargetkan perusahaan penyedia air di Denmark dan sejumlah situs web pemerintah menjelang pemilihan lokal.

Dinas Intelijen Pertahanan Denmark (DDIS) menyebut serangan dilakukan oleh dua kelompok peretas pro-Rusia, Z-Pentest dan NoName057(16), yang diyakini memiliki keterkaitan dengan negara Rusia.

Rekomendasi Untuk Anda

Tujuan serangan ini dinilai untuk menciptakan rasa tidak aman, menghukum negara pendukung Ukraina, dan melemahkan dukungan Barat terhadap Ukraina.

Serangan terhadap instalasi air di Køge bahkan menyebabkan kerusakan fisik setelah peretas mengubah tekanan pompa hingga pipa pecah.

Pemerintah Denmark mengecam keras tindakan tersebut, menyatakan serangan itu tidak dapat diterima, dan akan memanggil duta besar Rusia.

Meski dampaknya terbatas, Denmark mengakui sistem keamanannya belum sepenuhnya siap menghadapi ancaman siber dan hibrida. 

Sebelumnya, Denmark juga mengalami serangan drone di area bandara dan fasilitas militer, yang mendorong rencana penguatan pertahanan, termasuk pembangunan “tembok drone” Eropa.

  • Polandia Merasa Terancam jika Ukraina Dipaksa Menyerah

Perdana Menteri Polandia Donald Tusk mengatakan negaranya bisa terancam jika Ukraina dipaksa menyerah kepada Rusia.

“Saya ingin hal ini akhirnya dipahami oleh semua orang – tidak hanya oleh kolega kita di Eropa, tetapi juga oleh semua orang di Polandia – bahwa ketika kita berbicara tentang perlunya mendukung Ukraina menggunakan dana Rusia ini, itu karena kita tahu betul bahwa kemerdekaan Ukraina menjauhkan risiko agresi atau perang dari perbatasan Polandia. Sebaliknya, jatuhnya Ukraina sebagai akibat dari perang ini akan berarti ancaman langsung bagi Polandia,” katanya, Kamis (18/12/2025).

Ia menegaskan para pejabat Uni Eropa mengadakan pertemuan untuk membahas upaya menggunakan aset Rusia yang disita untuk mendukung Ukraina, dalam pertemuan di Brussels, Belgia.

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas