Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Siapa Unggul? S-500 Rusia vs Rudal Hipersonik Dark Eagle Amerika dalam Skenario Perang Modern

Jika S-500 bertemu rudal Dark Eagle buatan Amerika di medan perang, mana yang keluar sebagai pemenang?

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Siapa Unggul? S-500 Rusia vs Rudal Hipersonik Dark Eagle Amerika dalam Skenario Perang Modern
Russian Beyond
PERANG MASA DEPAN - Sistem pertahanan udara S-500 Rusia. Jika S-500 bertemu rudal Dark Eagle buatan Amerika di medan perang, mana yang keluar sebagai pemenang? 

Perbedaan utama antara Dark Eagle (AS) dengan senjata hipersonik Rusia dan Iran terletak pada jangkauan, kecepatan, teknologi peluncuran, serta tujuan strategisnya.

1. Jangkauan serangan

Dark Eagle milik Amerika Serikat memiliki jangkauan sekitar 3.500 km, cukup untuk menyerang target jauh di luar kawasan regional.

Rusia unggul dengan Avangard yang berbasis ICBM, mampu mencapai hingga 6.000 km.

Iran masih terbatas pada jangkauan regional, sekitar 1.400 km, sehingga fokusnya hanya pada Timur Tengah.

2. Kecepatan hipersonik

Dark Eagle mampu melaju di atas Mach 5 hingga Mach 17.

Rekomendasi Untuk Anda

Rusia mengklaim Avangard bisa mencapai Mach 20–27, menjadikannya salah satu senjata tercepat di dunia.

Iran dengan Fattah mengklaim kecepatan Mach 13–15, cukup tinggi tetapi masih di bawah Rusia.

3. Platform peluncuran

Dark Eagle diluncurkan dari sistem darat berbasis trailer, dengan rencana adaptasi ke kapal dan submarin.

Rusia punya variasi: Avangard diluncurkan dari ICBM, sedangkan Kinzhal dari pesawat MiG-31K.

Iran masih mengandalkan peluncur darat konvensional.

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas