Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rusia Akan Bangun PLTN di Bulan, Sudah Teken Kontrak dengan Perusahaan Dirgantara

Roscosmos, Rosatom, dan Institut Kurchatov akan ikut serta dalam pembangunan pembangkit listrik bulan oleh Rusia.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Nuryanti
zoom-in Rusia Akan Bangun PLTN di Bulan, Sudah Teken Kontrak dengan Perusahaan Dirgantara
HO
ILUSTRASI NUKLIR - Rusia mengonfirmasi berhasil menembakkan rudal balistik antarbenua bertenaga nuklir. Roscosmos, Rosatom, dan Institut Kurchatov akan ikut serta dalam pembangunan pembangkit listrik bulan oleh Rusia. 

Ringkasan Berita:
  • Rusia berencana untuk membangun pembangkit listrik bulan pada tahun 2036.
  • Tujuan pembangkit listrik tersebut adalah untuk memberi daya pada program bulan Rusia.
  • Roscosmos, Rosatom, dan Institut Kurchatov akan ikut serta dalam pembangunan pembangkit listrik bulan.

TRIBUNNEWS.COM - Rusia berencana membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di bulan dalam dekade mendatang.

Rencana ini untuk memasok program luar angkasa bulannya dan stasiun penelitian gabungan Rusia-Tiongkok, seiring dengan persaingan ketat antar negara-negara besar untuk menjelajahi satu-satunya satelit alami bumi.

Sejak kosmonaut Soviet Yuri Gagarin menjadi manusia pertama yang pergi ke luar angkasa pada tahun 1961, Rusia telah membanggakan diri sebagai kekuatan terkemuka dalam eksplorasi ruang angkasa.

Namun, dalam beberapa dekade terakhir, Rusia tertinggal dari Amerika Serikat dan semakin tertinggal dari Tiongkok.

Ambisi Rusia mengalami pukulan telak pada Agustus 2023 ketika misi Luna-25 tanpa awaknya menabrak permukaan bulan saat mencoba mendarat.

Selain itu, miliarder Elon Musk juga telah merevolusi peluncuran wahana antariksa - yang dulunya merupakan spesialisasi Rusia.

Rencana Dibangun Tahun 2036

Rekomendasi Untuk Anda

Perusahaan antariksa negara Rusia, Roscosmos, mengatakan dalam sebuah pernyataan mereka berencana untuk membangun pembangkit listrik bulan pada tahun 2036.

Mereka juga telah menandatangani kontrak dengan perusahaan kedirgantaraan Lavochkin Association untuk melakukannya.

Roscosmos mengatakan, tujuan pembangkit listrik tersebut adalah untuk memberi daya pada program bulan Rusia, termasuk rover, observatorium, dan infrastruktur Stasiun Penelitian Bulan Internasional gabungan Rusia-Tiongkok.

Roscosmos tidak secara eksplisit mengatakan pembangkit listrik tersebut akan bertenaga nuklir.

Akan tetapi, mereka mengatakan para pesertanya termasuk perusahaan nuklir negara Rusia Rosatom dan Institut Kurchatov, institut penelitian nuklir terkemuka Rusia.

Baca juga: Makna 10 Kali Patroli Gabungan Pesawat Pengebom Nuklir Rusia dan China: Gedor Pintu Jepang Sekutu AS

“Proyek ini merupakan langkah penting menuju terciptanya stasiun ilmiah bulan yang berfungsi secara permanen dan transisi dari misi sekali waktu ke program eksplorasi bulan jangka panjang,” kata Roscosmos, seperti diberitakan Al Arabiya, Rabu (24/12/2025).

Kepala Roscosmos, Dmitry Bakanov, mengatakan pada bulan Juni salah satu tujuan perusahaan adalah untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir di bulan dan menjelajahi Venus, yang dikenal sebagai planet "saudara" bumi.

Adapun Bulan, yang berjarak 384.400 km (238.855 mil) dari planet kita, mengurangi goyangan bumi pada porosnya, yang memastikan iklim yang lebih stabil.

Bulan juga menyebabkan pasang surut di lautan dunia.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas