Hamas Konfirmasi Kematian Abu Obeida dan Mohammed Sinwar
Hamas mengakui kematian Abu Obeida dan Mohammed Sinwar dan menegaskan komitmen gencatan senjata meski Israel dituding melanggar.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
Abu Obeida dikenal sebagai tokoh sentral Hamas di Gaza.
Ia kerap menyampaikan pernyataan terkait perkembangan medan perang.
Ia juga menyampaikan tuduhan pelanggaran gencatan senjata.
Selain itu, ia menjadi juru bicara terkait kesepakatan pertukaran tawanan antara Israel dan Palestina.
Pernyataan publik terakhirnya disampaikan pada awal September.
Pernyataan itu muncul saat Israel melancarkan serangan militer baru ke Kota Gaza.
Israel menetapkan wilayah tersebut sebagai zona tempur.
Serangan itu memicu penghancuran ratusan bangunan.
Warga Palestina pun mengungsi secara massal.
Middle East Eye melaporkan, Brigade al-Qassam juga mengonfirmasi kematian sejumlah komandan senior lainnya.
Mereka termasuk Mohammed Shabanah, kepala Brigade Rafah.
Baca juga: Israel Klaim Bunuh Juru Bicara Hamas Abu Obeida, Ancam Buru Pemimpin Hamas di Luar Negeri
Selain itu, tewas pula Hakam al-Issa dan Raed Saad.
Dalam pernyataan resmi, Hamas menyebut Mohammed Sinwar sempat menggantikan Mohammed Deif sebagai kepala staf Brigade al-Qassam.
Penggantian itu terjadi setelah Deif tewas.
Mohammed Sinwar memimpin kelompok tersebut dalam fase yang disebut sangat sulit.
Baca tanpa iklan