Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Zelenskyy Siap Bertemu dengan Putin, Tunggu Kesediaan Rusia

Presiden Ukraina Zelenskyy mengatakan siap menandatangani dokumen dengan Presiden Rusia Putin pada tahun depan jika Rusia menyetujui.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Zelenskyy Siap Bertemu dengan Putin, Tunggu Kesediaan Rusia
Website Presiden Ukraina
ZELENSKYY BERPIDATO - Foto diunduh dari laman Presiden Ukraina, Jumat (19/12/2025). Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berbicara dalam KTT Eropa di Brussels, Belgia pada Kamis (18/12/2025), yang membahas upaya Eropa untuk mendanai Ukraina dengan menggunakan aset Rusia yang disita. -- Zelenskyy mengatakan siap bertemu dan menandatangani dokumen dengan Presiden Rusia Putin pada tahun 2026 jika Rusia menyetujui. 

Ringkasan Berita:
  • Presiden Ukraina Zelenskyy siap menandatangani dokumen yang berakhir dengan penyelesaian perang dengan Rusia.
  • Zelenskyy akan bertemu dengan para pemimpin Eropa pada awal Januari 2026.
  • Perang antara Rusia dan Ukraina memasuki hari ke-1.407 saat Ukraina mencari dukungan Eropa dan AS untuk mengakhiri perang dan mendapat jaminan keamanan.

 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan bahwa beberapa dokumen yang bertujuan untuk menyelesaikan perang, yang dikembangkan selama proses negosiasi, akan siap ditandatangani pada bulan Januari.

"Kami mengusulkan ini: para penasihat bertemu pada bulan Januari, para pemimpin bertemu pada bulan Januari," kata Zelenskyy saat konferensi daring pada Selasa (30/12/2025).

"Kami percaya Januari menawarkan kemungkinan bagi para pemimpin Eropa, Amerika Serikat, dan Ukraina untuk bertemu bersama. Ada dokumen-dokumen yang pasti akan siap pada bulan Januari untuk ditandatangani," lanjutnya.

Zelenskyy tidak menyebutkan dokumen-dokumen tersebut secara spesifik.

Dia mengatakan bahwa sekarang tergantung pada kemampuan dan kemauan para pihak untuk menandatangani.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya tidak takut dengan format pertemuan kita. Yang terpenting adalah Rusia tidak takut (untuk bertemu)," ujarnya, lapor Pravda.

Dia mengatakan bahwa dia telah menyampaikan kepada Presiden AS Donald Trump dan para pemimpin Eropa mengenai kesiapannya untuk segala format pertemuan dengan Putin.

Info Terbaru Perang Rusia dan Ukraina

Perang antara Rusia dan Ukraina telah berlangsung selama 1.407 hari pada Rabu (31/12/2025).

Perang Rusia–Ukraina bermula dari invasi militer skala besar yang dilancarkan Rusia ke wilayah Ukraina pada 24 Februari 2022.

Akar konflik kedua negara ini berawal dari ketegangan geopolitik pasca runtuhnya Uni Soviet, ketika Rusia dan Ukraina muncul sebagai negara merdeka.

Baca juga: Rusia Minta Ukraina Mundur dari Donbas jika Ingin Perang Segera Berakhir

Sejak saat itu, Ukraina secara bertahap menjalin hubungan lebih dekat dengan negara-negara Barat serta menyatakan minat untuk bergabung dengan NATO dan Uni Eropa, langkah yang dipandang Rusia sebagai ancaman terhadap keamanannya.

Situasi kian memanas setelah Revolusi Maidan pada 2014 yang menggulingkan presiden Ukraina yang dianggap pro-Rusia.

Pada tahun yang sama, Rusia mencaplok Semenanjung Krimea, sementara konflik bersenjata pecah di wilayah Donbas antara pasukan Ukraina dan kelompok separatis yang didukung Moskow.

Meski berbagai upaya diplomasi internasional telah dilakukan, konflik antara Rusia dan Ukraina tidak pernah benar-benar mereda.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas