Ancaman Belum Hilang, Taiwan Siaga Tinggi meski Armada Perang China Mundur
Taiwan siaga tinggi meski kapal perang China mulai mundur. Beijing belum umumkan akhir latihan, Taipei khawatir manuver susulan bisa muncul kapan saja
Penulis:
Namira Yunia Lestanti
Editor:
Sri Juliati
Akan tetapi, Taiwan menanggapi latihan itu sebagai bentuk intimidasi militer dan provokasi terbuka yang justru mengancam stabilitas kawasan.
Pemerintah Taiwan menegaskan bahwa latihan China tidak akan menggoyahkan sistem demokrasi maupun tekad rakyat Taiwan untuk mempertahankan kedaulatan dan cara hidup mereka.
Kementerian Pertahanan Taiwan menyatakan bahwa pengerahan besar-besaran kapal perang, pesawat tempur, dan simulasi pengepungan merupakan ancaman langsung terhadap keamanan nasional dan keselamatan penerbangan serta pelayaran internasional.
Karena itu, Taiwan meningkatkan status siaga, mengerahkan pesawat dan kapal perang, serta mengaktifkan pusat-pusat tanggap darurat untuk memantau setiap pergerakan militer China secara real time.
Taiwan juga menegaskan bahwa masa depan pulau tersebut hanya dapat ditentukan oleh rakyatnya sendiri, bukan melalui tekanan militer.
Taipei menyerukan kepada China untuk menahan diri dan menyelesaikan perbedaan melalui cara damai, sembari mengingatkan bahwa tindakan sepihak justru meningkatkan risiko salah perhitungan yang dapat memicu krisis lebih luas di kawasan Indo-Pasifik.
(Tribunnews.com / Namira)