Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Perselisihan Lahan antara Warga dan Perusahaan Negara Berujung Kericuhan di Hainan

Bagi warga desa di Qiongzhong, bentrokan di Hainan bukan semata soal pohon, melainkan perjuangan dan keberlangsungan hidup.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Perselisihan Lahan antara Warga dan Perusahaan Negara Berujung Kericuhan di Hainan
Ist
Ilustrasi pohon karet - Bagi warga desa di Qiongzhong, bentrokan di Hainan bukan semata soal pohon, melainkan perjuangan dan keberlangsungan hidup. 

Kesenjangan ekonomi antara budidaya pinang dan karet turut memperkeruh konflik. 

Satu pohon pinang dapat menghasilkan sekitar 2.000 yuan per tahun, menjadikannya sumber pendapatan signifikan bagi petani. 

Sebaliknya, karet membutuhkan tenaga lebih besar dengan hasil ekonomi yang relatif lebih rendah. 

Meski demikian, negara tetap mendorong konversi lahan ke perkebunan karet demi kepentingan industri dan keseragaman produksi.

Laporan tersebut juga menyoroti minimnya transparansi setelah insiden terjadi. 

Per 2 November 2025, bentrokan di Hainan dilaporkan melibatkan ratusan warga dan lebih dari seratus aparat kepolisian. 

Sejumlah kendaraan rusak dan kebuntuan berlangsung hingga dini hari. 

Rekomendasi Untuk Anda

Perusahaan kemudian menawarkan kompensasi dua kali lipat kepada para petani, namun warga tetap menyuarakan ketidakpercayaan dan menuntut pengakuan atas hak kelola lahan yang telah mereka jalankan selama puluhan tahun.

Bagi warga desa di Qiongzhong, bentrokan di Hainan bukan semata soal pohon, melainkan perjuangan mempertahankan martabat dan keberlangsungan hidup di tengah kebijakan negara.

SUMBER

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas