Wapres Venezuela Delcy Rodriguez Beber Motif Serangan AS
Delcy Rodríguez ungkap motif serangan AS ke Venezuela: perubahan rezim & penguasaan energi jadi tujuan utama.
Editor:
Glery Lazuardi
Sosok Delcy Rodriguez kini menjadi sorotan seusai diminta untuk menggantikan memerintah Venezuela seusai Presiden Nicolas Maduro ditangkap pasukan Amerika Serikat.
Kamar Konstitusi Mahkamah Agung Venezuela meminta Delcy untuk mengambil alih jabatan tersebut demi menjamin kesinambungan pemerintahan.
Pernyataan itu disampaikan pada Sabtu (3/1/2026).
Dilaporkan, mereka akan memulai diskusi hukum untuk menentukan kerangka kerja yang dibutuhkan.
Hal itu juga bertujuan untuk memastikan administrasi pemerintahan, dan pembelaan kedaulatan dalam menghadapi penangkapan Maduro.
Adapun Trump juga menyatakan, bahwa Delcy akan memimpin Venezuela dalam waktu dekat.
Sebagai informasi, perempuan kelahiran Caracas 18 Mei 1969 itu dijuluki Maduro sebagai "harimau".
Hal itu dikarenakan Delcy kerap melakukan pembelaan yang gigih terhadap pemerintahan sosialisnya.
Perempuan berusia 56 tahun itu menjabat sebagai wakil presiden sejak 2018.
Peran Rodriguez sebagai menteri keuangan dan perminyakan, yang diemban bersamaan dengan jabatannya sebagai wapres turut menjadikannya tokoh kunci dalam pengelolaan ekonomi Venezuela.
Ia memberi pengaruh besar di sektor swasta negara yang lesu.
Delcy telah menerapkan kebijakan ekonomi ortodoks dalam upaya memerangi inflasi yang berlebihan.
(Mynews4/Reuters/KompasTV)
Baca tanpa iklan