5 Populer Internasional: Demo di Iran Memanas - Usaha NATO Lindungi Greenland dari AS
Rangkuman berita populer internasional, di antaranya demonstrasi besar di Iran menewaskan ratusan warga sipil dan aparat keamanan
Penulis:
Tiara Shelavie
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
Warga Kanada kini ketakutan negaranya bakal dicaplok Amerika Serikat (AS) dan jadi negara bagian AS ke-51 setelah militer AS menyerbu Venezuela dan menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro disusul ambisi Presiden Donald Trump merebut Greenland dari tangan Denmark.
Hal itu telah mengguncang Kanada, memaksa warga menanggapi dengan serius ancaman tersebut terhadap kedaulatan Kanada.
Pernyataan Pemerintahan Trump bahwa "Ini adalah belahan bumi kita" membuat komentar Trump sebelumnya tentang aneksasi Kanada tampak semakin tidak seperti sekadar penghinaan yang pernah dia tujukan kepada mantan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, atau taktik negosiasi dalam perang dagangnya dengan pemimpin Kanada saat ini, Mark Carney.
Tahun lalu, AS Donald Trump melontarkan ambisinya memperluas wilayah AS termasuk Greenland, tetapi juga Kanada, sebagai 'negara bagian ke-51'.
Gabriella Gricius, peneliti di Universitas Konstanz di Jerman, dan Mathieu Landriault menilai menguatnya ambisi pemerintahan Trump mengambil alih Greenland membawa implikasi politik yang jelas bagi kebijakan keamanan Kanada.
"Jika AS berhasil menekan atau mencaplok Greenland berdasarkan 'keamanan nasional,' mungkin akan ada kekhawatiran di Kanada bahwa pembenaran serupa dapat digunakan terhadap Kanada," kata Gabriella Gricius.
Situasi dengan Greenland, di satu sisi, memiliki dampak politik yang jelas terhadap kebijakan keamanan Kanada tetapi konsekuensi operasionalnya lebih sedikit.
"Yang ditunjukkan kepada para pembuat kebijakan Kanada adalah bahwa mereka harus lebih waspada terhadap tetangga selatan mereka dan lebih siaga terhadap perilaku yang tidak dapat diprediksi serupa, seperti operasi pengaruh dalam politik domestik Kanada, sebagai cara untuk mendapatkan pengaruh dalam pembicaraan perdagangan AS-Kanada," jelas Gricius.
(Tribunnews.com)