Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

5 Populer Internasional: Demo di Iran Memanas - Usaha NATO Lindungi Greenland dari AS

Rangkuman berita populer internasional, di antaranya demonstrasi besar di Iran menewaskan ratusan warga sipil dan aparat keamanan

Tayang:
Baca dan Ambil Poin
zoom-in 5 Populer Internasional: Demo di Iran Memanas - Usaha NATO Lindungi Greenland dari AS
Kolase Tribunnews: Tangkapan layar YouTube Iran International; denmark.dk; Tangkap layar YouTube The White House; X Khamenei
BERITA POPULER INTERNASIONAL - Kolase foto: Situasi aksi protes yang terjadi di Iran, Januari 2026; Foto suasana Greenland yang diunggah di situs resmi Denmark denmark.dk, yang dikelola Kementerian Luar Negeri Denmark; Presiden AS Donald Trump saat menggelar pertemuan dengan para eksekutif perusahaan minyak dan gas, 10 Januari 2026; Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, saat bertemu dengan sejumlah pimpinan dan fakultas Universitas Shahid Motahari di Teheran pada 3 Juli 2024. Inilah rangkuman berita populer internasional dalam 24 jam terakhir. 

Warga Kanada kini ketakutan negaranya bakal dicaplok Amerika Serikat (AS) dan jadi negara bagian AS ke-51 setelah militer AS menyerbu Venezuela dan menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro disusul ambisi Presiden Donald Trump merebut Greenland dari tangan Denmark.

Hal itu telah mengguncang Kanada, memaksa warga menanggapi dengan serius ancaman tersebut terhadap kedaulatan Kanada.

Pernyataan Pemerintahan Trump bahwa "Ini adalah belahan bumi kita" membuat komentar Trump sebelumnya tentang aneksasi Kanada tampak semakin tidak seperti sekadar penghinaan yang pernah dia tujukan kepada mantan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, atau taktik negosiasi dalam perang dagangnya dengan pemimpin Kanada saat ini, Mark Carney.

Tahun lalu, AS Donald Trump melontarkan ambisinya memperluas wilayah AS termasuk Greenland, tetapi juga Kanada, sebagai 'negara bagian ke-51'. 

Gabriella Gricius, peneliti di Universitas Konstanz di Jerman, dan Mathieu Landriault menilai menguatnya ambisi pemerintahan Trump mengambil alih Greenland membawa implikasi politik yang jelas bagi kebijakan keamanan Kanada.

"Jika AS berhasil menekan atau mencaplok Greenland berdasarkan 'keamanan nasional,' mungkin akan ada kekhawatiran di Kanada bahwa pembenaran serupa dapat digunakan terhadap Kanada," kata Gabriella Gricius.

Situasi dengan Greenland, di satu sisi, memiliki dampak politik yang jelas terhadap kebijakan keamanan Kanada tetapi konsekuensi operasionalnya lebih sedikit.

Rekomendasi Untuk Anda

"Yang ditunjukkan kepada para pembuat kebijakan Kanada adalah bahwa mereka harus lebih waspada terhadap tetangga selatan mereka dan lebih siaga terhadap perilaku yang tidak dapat diprediksi serupa, seperti operasi pengaruh dalam politik domestik Kanada, sebagai cara untuk mendapatkan pengaruh dalam pembicaraan perdagangan AS-Kanada," jelas Gricius.

BACA SELENGKAPNYA >>>

(Tribunnews.com)

Halaman 4/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas