Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi: Kerusuhan Didalangi Israel untuk Provokasi AS

Iran klaim kerusuhan didukung Israel untuk memicu agresi AS; pasukan keamanan kuasai situasi, korban jiwa ratusan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi: Kerusuhan Didalangi Israel untuk Provokasi AS
Tangkap layar YouTube TRT WORLD
ABBAS ARAGHCHI. - Tangkap layar dari YouTube TRT World, Selasa (22/4/2025). Dalam wawancara eksklusif satu lawan satu, Frank Ucciardo dari TRT World berbicara kepada Wakil Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada 27 September 2018. Terkini, Iran klaim kerusuhan didukung Israel untuk memicu agresi AS; pasukan keamanan kuasai situasi, korban jiwa ratusan. 

Pemadaman komunikasi terus berlangsung.

Sorotan internasional terhadap kondisi di Iran semakin intens.

1. Trump: Eksekusi di Iran Dihentikan

Dilansir Al Jazeera, Trump menyatakan bahwa ia menerima informasi mengenai penghentian eksekusi di Iran.

Pembunuhan yang sebelumnya dilaporkan tidak akan dilanjutkan.

Mengenai kemungkinan intervensi militer AS, Trump menegaskan Washington akan “mengamati dan melihat” perkembangan situasi.

2. Pemadaman Internet Berlanjut

Pemadaman telekomunikasi hampir total di seluruh Iran memasuki hari ketujuh, menurut lembaga pemantau NetBlocks.

Situasi ini menyulitkan komunikasi dan pelaporan independen.

3. Ancaman Sanksi Baru G7

Rekomendasi Untuk Anda

Para menteri luar negeri negara-negara G7 menyatakan keprihatinan mendalam terhadap tingginya angka kematian dan cedera yang dilaporkan.

Mereka mengancam akan menjatuhkan sanksi tambahan jika pemerintah Iran terus menindak protes dan perbedaan pendapat.

4. Rakyat Iran Tuntut Perbaikan Ekonomi

Baca juga: Terungkap Kekejaman Aparat Iran dalam Membendung Demonstran, Tembakan Jarak Dekat Sering Digunakan

Di dalam negeri, Presiden Majelis Iran, Masoud Pezeshkian, menyerukan agar tuntutan rakyat terkait kondisi ekonomi yang memburuk didengar.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Iran, Aziz Nasirzadeh, menegaskan kesiapan negara itu untuk membela diri “dengan kekuatan penuh dan sampai tetes darah terakhir” jika diserang.

5. Amnesty: Pembunuhan Massal Pengunjuk Rasa

Kelompok hak asasi manusia, Amnesty International, meninjau bukti yang menunjukkan terjadinya “pembunuhan massal yang melanggar hukum dalam skala belum pernah terjadi sebelumnya” di Iran.

Korban sebagian besar adalah pengunjuk rasa dan warga sipil yang damai.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas