Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi: Kerusuhan Didalangi Israel untuk Provokasi AS
Iran klaim kerusuhan didukung Israel untuk memicu agresi AS; pasukan keamanan kuasai situasi, korban jiwa ratusan.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Endra Kurniawan
Pemadaman komunikasi terus berlangsung.
Sorotan internasional terhadap kondisi di Iran semakin intens.
1. Trump: Eksekusi di Iran Dihentikan
Dilansir Al Jazeera, Trump menyatakan bahwa ia menerima informasi mengenai penghentian eksekusi di Iran.
Pembunuhan yang sebelumnya dilaporkan tidak akan dilanjutkan.
Mengenai kemungkinan intervensi militer AS, Trump menegaskan Washington akan “mengamati dan melihat” perkembangan situasi.
2. Pemadaman Internet Berlanjut
Pemadaman telekomunikasi hampir total di seluruh Iran memasuki hari ketujuh, menurut lembaga pemantau NetBlocks.
Situasi ini menyulitkan komunikasi dan pelaporan independen.
3. Ancaman Sanksi Baru G7
Para menteri luar negeri negara-negara G7 menyatakan keprihatinan mendalam terhadap tingginya angka kematian dan cedera yang dilaporkan.
Mereka mengancam akan menjatuhkan sanksi tambahan jika pemerintah Iran terus menindak protes dan perbedaan pendapat.
4. Rakyat Iran Tuntut Perbaikan Ekonomi
Baca juga: Terungkap Kekejaman Aparat Iran dalam Membendung Demonstran, Tembakan Jarak Dekat Sering Digunakan
Di dalam negeri, Presiden Majelis Iran, Masoud Pezeshkian, menyerukan agar tuntutan rakyat terkait kondisi ekonomi yang memburuk didengar.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Iran, Aziz Nasirzadeh, menegaskan kesiapan negara itu untuk membela diri “dengan kekuatan penuh dan sampai tetes darah terakhir” jika diserang.
5. Amnesty: Pembunuhan Massal Pengunjuk Rasa
Kelompok hak asasi manusia, Amnesty International, meninjau bukti yang menunjukkan terjadinya “pembunuhan massal yang melanggar hukum dalam skala belum pernah terjadi sebelumnya” di Iran.
Korban sebagian besar adalah pengunjuk rasa dan warga sipil yang damai.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
Baca tanpa iklan