Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi: Kerusuhan Didalangi Israel untuk Provokasi AS

Iran klaim kerusuhan didukung Israel untuk memicu agresi AS; pasukan keamanan kuasai situasi, korban jiwa ratusan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi: Kerusuhan Didalangi Israel untuk Provokasi AS
Tangkap layar YouTube TRT WORLD
ABBAS ARAGHCHI. - Tangkap layar dari YouTube TRT World, Selasa (22/4/2025). Dalam wawancara eksklusif satu lawan satu, Frank Ucciardo dari TRT World berbicara kepada Wakil Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada 27 September 2018. Terkini, Iran klaim kerusuhan didukung Israel untuk memicu agresi AS; pasukan keamanan kuasai situasi, korban jiwa ratusan. 

Ringkasan Berita:
  • Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menuding kerusuhan di Iran sebagai konspirasi Israel untuk memprovokasi AS.
  • Ia menyebut kekerasan disebabkan unsur teroris eksternal, bukan protes ekonomi, dan korban jiwa sebenarnya ratusan.
  • Araghchi menegaskan Iran kini mengendalikan situasi keamanan dan berharap ketegangan tidak semakin meningkat.

 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa kerusuhan baru-baru ini di Iran disebabkan oleh konspirasi Israel.

Menurutnya, tujuan Israel adalah meningkatkan situasi dan memprovokasi agresi militer Amerika Serikat (AS) terhadap Republik Islam Iran.

Araghchi menyampaikan pernyataan ini dalam wawancara eksklusif dengan program Special Report with Brett Baier di Fox News, pada Rabu (14/1/2026).

Ia menanggapi klaim tinggi angka kematian yang beredar di media Amerika dan Israel dengan menyatakan bahwa korban jiwa sebenarnya hanya ratusan.

Dilansir Press Tv, diplomat senior itu menjelaskan bahwa kekerasan bukan akibat protes ekonomi, melainkan ulah unsur teroris eksternal yang menyusup ke dalam demonstrasi.

Rekomendasi Untuk Anda

Para pelaku, menurut Araghchi, menyerang pasukan keamanan dan warga sipil, menggunakan metode seperti kelompok Daesh, termasuk menembak, membakar, dan memenggal korban.

“Selama tiga hari, kami tidak melawan demonstran. Kami melawan teroris,” ujarnya.

Araghchi menegaskan bahwa unsur-unsur ini sengaja memprovokasi kekerasan untuk menarik keterlibatan militer AS.

“Mereka ingin meningkatkan jumlah kematian untuk membenarkan intervensi Amerika. Ini adalah rencana Israel yang disengaja,” tambahnya.

Menteri Luar Negeri Iran menekankan bahwa Republik Islam kini sepenuhnya mengendalikan situasi keamanan.

Ia berharap kebijaksanaan akan menang dan mencegah eskalasi lebih lanjut.

“Mari kita berharap kita tidak melihat tingkat ketegangan yang tinggi, yang bisa menjadi bencana bagi semua orang,” katanya.

Baca juga: Iran Peringatkan Negara-negara Tetangga, Pangkalan AS Akan Diserang jika Washington Lakukan Serangan

Komentar Araghchi muncul di tengah pernyataan berulang dari pejabat Iran bahwa negara itu berfokus pada masalah ekonomi domestik sambil tetap menghadapi upaya menggagalkan protes yang berujung kerusuhan.

Perkembangan Terkini Konflik Iran Vs Amerika

Situasi di Iran tetap tegang dengan protes yang berlanjut.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas