Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Trump Batalkan Serangan ke Iran setelah Dibujuk Negara-negara Arab dan Netanyahu

Presiden AS Donald Trump mengurungkan niatnya untuk menyerang Iran setelah mendapatkan bujukan banyak negara Arab.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Trump Batalkan Serangan ke Iran setelah Dibujuk Negara-negara Arab dan Netanyahu
Facebook The White House
BATAL SERANG IRAN - Gambar diunduh dari Facebook The White House, Kamis (9/10/2025), memperlihatkan Presiden AS Donald Trump dalam unggahan pada 9 Oktober 2025. Trump dilaporkan telah membatalkan serangannya ke Iran setelah dibujuk empat negara Arab dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. 

Sanksi tersebut menyasar tokoh-tokoh kunci, termasuk Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, serta beberapa komandan regional Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menegaskan tindakan ini merupakan bentuk komitmen Washington untuk mendukung rakyat Iran yang menuntut transparansi dan penghormatan terhadap hak-hak dasar mereka.

"Amerika Serikat tidak akan tinggal diam melihat otoritas Iran menggunakan kekerasan brutal untuk meredam protes damai."

"Sanksi ini bertujuan untuk meminta pertanggungjawaban dari mereka yang berada di balik layar tindakan represif tersebut," tulis pernyataan resmi Departemen Keuangan AS, dikutip dari Al Jazeera.

Dengan adanya sanksi ini, seluruh aset milik individu-individu tersebut yang berada di bawah yurisdiksi Amerika Serikat akan dibekukan.

Selain itu, warga negara maupun perusahaan AS dilarang keras melakukan transaksi bisnis dengan para pejabat yang masuk dalam daftar hitam tersebut.

(Tribunnews.com/Whiesa)

Rekomendasi Untuk Anda
Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas