Eks Menteri Inggris Sebut Dewan Perdamaian Trump Bakal Gagal Total, Singgung Nama Netanyahu
Mantan menteri Inggris di era Tony Blair, Barry Gardiner menyebut Dewan Perdamaian bentukan Donald Trump bakal gagal total.
Penulis:
Whiesa Daniswara
Editor:
Endra Kurniawan
Alasan utamanya adalah kehadiran Rusia dan Belarus dalam daftar undangan dewan tersebut.
"Rusia adalah musuh kami, dan Belarus adalah sekutu mereka," tegas Zelensky, seperti diberitakan The Kyiv Independent.
Menurutnya, mustahil bagi Ukraina untuk berpartisipasi dalam dewan yang juga menyertakan aktor utama agresor dan pendukungnya.
Ketua Komite Urusan Luar Negeri Parlemen Ukraina, Oleksandr Merezhko, menilai bahwa mengundang Rusia ke dalam sebuah lembaga perdamaian adalah sebuah penghinaan terhadap logika.
"Ide untuk mengundang Rusia dan Belarus ke dalam 'Dewan Perdamaian' ini sungguh absurd," ujar Merezhko.
Meski demikian, Ukraina berada dalam posisi dilematis.
Yaroslav Yurchyshyn, anggota parlemen dari partai oposisi Holos, menyebut Ukraina tidak bisa menolak mentah-mentah undangan tersebut demi menjaga hubungan diplomasi yang sudah rumit dengan Trump.
Di sisi lain, para ahli menyarankan agar Ukraina tetap fokus pada aliansi tradisional mereka di Eropa daripada bergabung dengan kelompok pemimpin yang dianggap tidak liberal dalam dewan bentukan Trump.
Hingga saat ini, Kyiv masih terus menimbang langkah diplomasi mereka, mencoba berjalan di atas tali tipis antara menjaga perasaan Washington dan mempertahankan hubungan vital dengan mitra-mitra Eropa.
(Tribunnews.com/Whiesa)
Baca tanpa iklan