Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Putin Tolak Undangan Trump, Pilih Absen di KTT Dewan Perdamaian Washington Jumat Mendatang

Rusia dipastikan absen dari KTT Dewan Perdamaian di Washington. Meski dukung upaya damai Gaza, Moskow nilai solusi harus sentuh akar konflik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Ringkasan Berita:
  • Rusia memastikan tidak mengirim pejabat ke KTT Dewan Perdamaian di Washington, meski proposal masih ditinjau Kementerian Luar Negeri.
  • Moskow menilai upaya perdamaian Gaza positif, namun menekankan solusi harus menyentuh akar konflik, bukan hanya rekonstruksi.
  • Meski Rusia dan Belarusia absen, KTT tetap digelar untuk membahas rekonstruksi Gaza, keamanan jangka panjang, dan penggalangan dukungan global.

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Rusia dipastikan tidak akan menghadiri pertemuan perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) yang dijadwalkan berlangsung di Washington, Amerika Serikat, pada Jumat (19//2/2026).

Keputusan ini dikonfirmasi langsung oleh juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, yang menyatakan bahwa hingga saat ini tidak ada pejabat Rusia yang merencanakan kehadiran dalam forum tersebut.

Dalam pernyataannya kepada media Rusia RTVI, Peskov menegaskan bahwa Kremlin belum mengambil langkah partisipasi apa pun.

Ia menambahkan bahwa proposal terkait pertemuan tersebut masih dalam tahap peninjauan oleh Kementerian Luar Negeri Rusia, sehingga posisi resmi Moskow terhadap inisiatif tersebut belum sepenuhnya final.

Meski memilih tidak hadir, Rusia sebelumnya memberikan tanggapan yang relatif positif terhadap gagasan perdamaian yang lebih luas.

Kementerian Luar Negeri Rusia menilai bahwa setiap inisiatif yang bertujuan menghentikan kekerasan dan mengatasi krisis kemanusiaan di Gaza merupakan perkembangan yang konstruktif.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, Moskow juga menekankan bahwa penyelesaian jangka panjang tidak cukup hanya berfokus pada rekonstruksi, melainkan harus menyentuh akar penyebab ketidakstabilan di kawasan Timur Tengah.

Selain Rusia, mengutip dari Anadolu Presiden Belarusia Alexander Lukashenko juga dipastikan tidak akan hadir, meskipun sebelumnya menerima undangan resmi.

Layanan pers kepresidenan Belarusia menyebutkan bahwa Lukashenko berhalangan menghadiri pertemuan tersebut tanpa merinci alasan lebih lanjut.

Dengan absennya Rusia dan beberapa negara lain, dinamika geopolitik diperkirakan akan memengaruhi arah pembahasan dalam forum tersebut.

Kendati demikian, Washington tetap berharap KTT Dewan Perdamaian dapat menjadi langkah awal untuk menggalang komitmen global dalam mendukung pemulihan Gaza sekaligus mendorong proses perdamaian yang lebih luas di kawasan.

Baca juga: Soal Rencana Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza, TNI Akan Kirim Satuan yang Berpengalaman di UNIFIL

Apa Itu KTT Dewan Perdamaian di Washington?

Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) dijadwalkan menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perdana pada 19 Februari 2026 di Washington, Amerika Serikat.

Pertemuan ini akan menjadi forum internasional tingkat tinggi yang mempertemukan para kepala negara dan pejabat pemerintahan untuk membahas masa depan Jalur Gaza serta upaya stabilisasi kawasan pascakonflik.

Dewan Perdamaian merupakan inisiatif yang diprakarsai oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

Pada tahap awal, lembaga ini dibentuk sebagai badan koordinasi internasional untuk mengawasi rekonstruksi Gaza yang mengalami kerusakan besar akibat konflik Israel–Hamas.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas