Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PBNU Gandeng Universitas Indonesia Kembangkan Kualitas Kampus NU Bertaraf Internasional 

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Universitas Indonesia menandatangani nota kesepahaman (MoU) di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Wahyu Aji
zoom-in PBNU Gandeng Universitas Indonesia Kembangkan Kualitas Kampus NU Bertaraf Internasional 
HO/IST
PERGURUAN TINGGI NU - Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dan Rektor UI Heri Hermansyah pada penandatangan nota kesepahaman (MoU) di Kantor PBNU, Jln Kramat Raya, Jakarta, Rabu (13/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan Universitas Indonesia menandatangani MoU untuk memperkuat kerja sama di bidang akademik, layanan sosial, dan pengembangan kampus-kampus di lingkungan NU.
  • Kerja sama ini menjadi bagian dari transformasi NU, dengan fokus pada penguatan sistem layanan sosial dan korporasi ekonomi guna mendukung pengembangan organisasi secara berkelanjutan.
  • Heri Hermansyah menyebut kolaborasi ini membuka peluang program double degree, penyelarasan kurikulum, hingga beasiswa.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Universitas Indonesia (UI) menandatangani nota kesepahaman (MoU) di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Rabu (13/5/2026). 

Kerja sama ini mencakup penguatan bidang akademik, layanan sosial, hingga pengembangan kualitas kampus-kampus di lingkungan NU.

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf mengatakan kerja sama tersebut akan mencakup berbagai bidang strategis yang selama ini menjadi domain NU.

"Hari ini kita akan secara resmi melakukan penandatanganan MoU antara PBNU dengan Universitas Indonesia yang nantinya akan meng-cover wilayah kerja sama luas, mulai akademis sampai dengan kerja sama berbagai macam layanan masyarakat yang menjadi domain NU selama ini," ujar Gus Yahya dalam keterangannya, Rabu (13/5/2026).

Ia menjelaskan, kerja sama ini juga menjadi bagian dari pengembangan kerangka transformasi NU. 

Menurutnya, penguatan organisasi NU harus ditopang dua aspek utama, yakni sistem layanan sosial dan penguatan korporasi ekonomi.

Rekomendasi Untuk Anda

"NU hanya akan bisa berkembang apabila dilakukan penyempurnaan terhadap dua sayap utamanya, sistem layanan sosial dan korporasi untuk ekonomi," katanya.

Gus Yahya menilai dukungan UI akan memberikan manfaat besar bagi agenda pengembangan NU ke depan. 

Dirinya berharap kolaborasi kedua lembaga dapat menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat luas.

"Mudah-mudahan kerja sama kedua belah pihak ini sungguh-sungguh membuahkan manfaat besar, bukan hanya bagi kedua belah pihak, tapi juga masyarakat, bangsa, dan negara," tuturnya.

Sementara itu, Rektor UI Heri Hermansyah menyebut kerja sama ini untuk meningkatkan kualitas bersama antara UI dan perguruan tinggi di bawah naungan PBNU.

"Membawa dan menggendong universitas-universitas yang ada di lingkungan PBNU supaya bisa maju bersama," ujarnya.

Heri mencontohkan pola kerja sama internasional yang selama ini dijalankan UI dengan sejumlah kampus luar negeri. 

Salah satunya adalah pengakuan dua tahun masa studi UI oleh University of Melbourne.

Menurutnya, pola serupa dapat diterapkan di kampus-kampus NU melalui program double degree antara UI dan perguruan tinggi NU untuk meningkatkan standar pendidikan yang diakui secara nasional maupun internasional.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas