Pejabat AS: Serangan Militer ke Iran Paling Cepat Dilakukan Hari Sabtu Lusa
Serangan militer Amerika Serikat ke Iran sepertinya tinggal menghitung hari. Media AS memprediksi serangan terjadi Sabtu lusa.
Tayang:
Penulis:
Malvyandie Haryadi
Cameron Lewis/US Air National Guard/DVIDS
SERANG IRAN - Jet tempur F-35 Lightning II dan F-16 Fighting Falcon Angkatan Udara AS (USAF). Pejabat militer AS telah memberi tahu Presiden Trump bahwa militer siap untuk melakukan serangan terhadap Iran secepatnya pada hari Sabtu lusa
Investigasi Angkatan Laut AS menyebut tekanan penugasan yang sangat tinggi sebagai faktor utama.
Iran sendiri dipandang sebagai lawan yang jauh lebih tangguh dibanding kelompok Houthi di Yaman. Karena itu, meski USS Gerald R. Ford memberi Presiden Trump opsi militer yang lebih luas, kelelahan awak dan potensi masalah pemeliharaan dapat menjadi faktor krusial jika krisis benar-benar berubah menjadi konflik terbuka.
Mesin Perang AS Kepung Iran
Berikut alutsista Amerika Serikat yang sudah ditumpuk di sekitar Iran:
Kapal Laut/Gugus Tempur Angkatan Laut AS
- USS Abraham Lincoln — Gugus tempur kapal induk yang sudah berada di kawasan, berfungsi sebagai pusat proyeksi kekuatan udara laut.
- USS Gerald R. Ford — Gugus tempur kedua dalam perjalanan menuju Timur Tengah, memperkuat armada di wilayah operasi.
- Kapal perusak kelas Arleigh Burke (sejumlah unit) — Kapal perang permukaan berpeluru kendali yang mengawal gugus tempur serta siap meluncurkan rudal serang jarak jauh ke target di daratan Iran.
- Kapal selam serang bertenaga nuklir — Dilaporkan setidaknya satu unit sedang beroperasi di wilayah perairan strategis, meningkatkan opsi peluncuran rudal jelajah dari bawah permukaan laut.
Aset Udara & Jet Tempur
- Pesawat jet tempur siluman F-35 Lightning II — Dikerahkan baik dari kapal induk maupun dari pangkalan darat untuk misi superioritas udara dan serangan presisi.
- Jet tempur F-22 Raptor — Termasuk di antara puluhan pesawat yang dipindahkan ke kawasan untuk misi pertahanan udara dan serangan strategis.
- F-15E Strike Eagle — Dikerahkan dari Eropa ke pangkalan di Yordania, dirancang untuk penetrasi dalam wilayah musuh dengan bom berpemandu presisi.
- F/A-18 Super Hornet dan EA-18G Growler — Beroperasi dari kapal induk sebagai dukungan serangan dan perang elektronik (mengacaukan radar musuh).
- Pesawat pembom B-2 Spirit — Dalam status siaga tinggi dan dapat dipindahkan untuk menyerang fasilitas strategis jika diperlukan.
- Pesawat tanker pengisian udara (KC-135 dan sejenisnya) — Memperluas jangkauan misi udara dengan pengisian bahan bakar di udara.
- Pesawat intai & UAV (seperti MQ-9 Reaper) — Mendukung pengintaian dan targetting di seluruh wilayah Iran dan sekitarnya.
Berita Populer
Berita Terkini