Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mantan Pilot Jet Tempur F-35 AS Ditangkap, Diduga Membelot ke China dan Bocorkan Taktik Tempur

Mantan pilot tempur F-35 AS ditangkap karena diduga melatih pilot militer China dan membocorkan taktik tempur sensitif.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Nuryanti

Ringkasan Berita:
  • Seorang mantan pilot tempur Angkatan Udara Amerika Serikat ditangkap karena diduga membantu militer China dengan memberikan pelatihan penerbangan tempur.
  • Ia adalah Gerald Eddie Brown Jr, 65 tahun.
  • Brown tercatat menerbangkan berbagai jenis jet tempur, mulai dari F-4 Phantom II hingga F-15 Eagle dan F-16 Fighting Falcon.

 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang mantan pilot tempur Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) ditangkap karena diduga membantu militer China dengan memberikan pelatihan penerbangan tempur.

Mantan perwira tersebut diketahui memiliki pengalaman puluhan tahun mengoperasikan berbagai pesawat tempur, termasuk jet siluman F-35 Lightning II.

Dilansir CNN, pria bernama Gerald Eddie Brown Jr., 65 tahun, ditangkap di Jeffersonville, Indiana, pada Kamis (26/2/2026).

Ia didakwa melanggar Undang-Undang Pengendalian Ekspor Senjata karena diduga memberikan pelatihan militer kepada pilot People's Liberation Army Air Force tanpa izin pemerintah AS.

Menurut pernyataan Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Columbia, Brown juga dituduh berkonspirasi untuk menyediakan “layanan pertahanan” kepada militer China.

Rekomendasi Untuk Anda

Direktur eksekutif Kantor Proyek Khusus Investigasi Khusus Angkatan Udara AS, Lee Russ, mengatakan tindakan tersebut menjadi ancaman serius bagi keamanan nasional.

Ia menegaskan bahwa memberikan pelatihan militer Amerika kepada pihak yang dianggap musuh dapat membahayakan angkatan bersenjata AS dan sekutunya.

Brown sebelumnya bertugas selama 24 tahun di United States Air Force sebelum pensiun pada 1996 dengan pangkat mayor.

Selama karier militernya, ia memimpin unit sensitif yang bertanggung jawab atas sistem pengiriman senjata nuklir serta menjalankan berbagai misi tempur.

Ia juga pernah menjadi instruktur pilot tempur dan instruktur simulator pada sejumlah pesawat militer.

Brown tercatat menerbangkan berbagai jenis jet tempur, mulai dari F-4 Phantom II hingga F-15 Eagle dan F-16 Fighting Falcon.

Setelah pensiun dari militer, Brown bekerja sebagai pilot kargo komersial sebelum bergabung dengan kontraktor pertahanan yang melatih pilot AS menggunakan pesawat tempur A-10 Thunderbolt II dan F-35.

Baca juga: Jet Tempur Tejas Kembali Jatuh, India Selidiki Dugaan Gangguan Teknis di Tengah Sorotan Program Mk1A

Jaksa AS menyebut Brown diduga menghabiskan lebih dari dua tahun di China untuk melatih pilot militer negara tersebut.

Ia dilaporkan tiba di China pada Desember 2023 dan tinggal di sana hingga awal 2026.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas