Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Zelenskyy Akan Tunjuk Perwakilan Baru Ukraina di Belarusia

Presiden Ukraina Zelenskyy sebut kementerian luar negerinya akan tunjuk perwakilan baru untuk negaranya di Belarusia, negara yang dekat dengan Rusia.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Zelenskyy Akan Tunjuk Perwakilan Baru Ukraina di Belarusia
Website Presiden Ukraina
PRESIDEN UKRAINA ZELENSKYY - Foto diunduh dari laman Presiden Ukraina, Senin (23/2/2026), memperlihatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada 18 Februari 2026. (© Press Service Of The President Of Ukraine / YPV.2026). -- Zelenskyy sebut kementerian luar negerinya akan tunjuk perwakilan baru untuk negaranya di Belarusia, negara yang dekat dengan Rusia. 

Ringkasan Berita:
  • Presiden Volodymyr Zelenskyy bertemu dengan mantan Menteri Luar Negeri Pavlo Klimkin untuk membahas strategi kebijakan luar negeri Ukraina.
  • Ia menegaskan pentingnya memperkuat representasi kepentingan Ukraina di negara-negara yang berada di bawah pengaruh Rusia atau memiliki keterbatasan kebebasan.
  • Ukraina juga menyiapkan perubahan personel diplomatik serta pengangkatan Perwakilan Khusus untuk Belarus dan komunitas Belarusia di Eropa.

TRIBUNNEWS.COM - Perang antara Rusia dan Ukraina memasuki hari ke-1466 pada Sabtu (28/2/2026).

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menggelar pertemuan dengan mantan Menteri Luar Negeri Ukraina, Pavlo Klimkin, untuk membahas arah dan strategi kebijakan luar negeri Kyiv di tengah dinamika geopolitik yang terus berkembang.

Dalam pidato malamnya pada 27 Februari, Zelenskyy mengungkapkan bahwa diskusi tersebut menyoroti pentingnya memperkuat representasi kepentingan Ukraina, baik melalui jalur diplomasi resmi maupun pendekatan publik di berbagai negara.

Ia menekankan perlunya kehadiran yang lebih aktif, terutama di negara-negara dengan ruang kebebasan terbatas atau yang berada dalam lingkup pengaruh Rusia.

Menurut Zelenskyy, pemerintah tengah menyiapkan langkah konkret berupa perombakan di jajaran korps diplomatik.

Kementerian Luar Negeri juga sedang menyusun kandidat untuk mengisi posisi Perwakilan Khusus untuk Belarus serta komunitas diaspora Belarusia di Eropa.

Rekomendasi Untuk Anda

“Akan ada perubahan personel di korps diplomatik. Kami membutuhkan kebijakan yang lebih aktif,” tegas Zelenskyy, Jumat (27/2/2026), lapor Pravda.

Langkah ini dipandang sebagai bagian dari upaya Ukraina memperkuat posisi internasionalnya sekaligus memperluas dukungan global di tengah tantangan kawasan yang semakin kompleks.

Baca juga: Rusia, Ukraina, AS akan Lanjutkan Pertemuan di Abu Dhabi pada Awal Maret

Berita Terbaru Perang Rusia dan Ukraina

Perang Rusia–Ukraina pecah secara terbuka pada 24 Februari 2022. Pada hari itu, Rusia melancarkan serangan besar ke sejumlah kota di Ukraina. Dentuman artileri dan pergerakan pasukan darat menandai bahwa ketegangan panjang antara kedua negara akhirnya berubah menjadi perang terbuka.

Sebenarnya, benih konflik sudah muncul sejak Uni Soviet runtuh pada awal 1990-an. Setelah merdeka, Ukraina perlahan menjalin hubungan lebih dekat dengan negara-negara Barat seperti Uni Eropa dan Amerika Serikat. Langkah ini dipandang Rusia sebagai ancaman terhadap pengaruhnya di kawasan bekas wilayah Soviet.

Situasi makin memanas pada 2014 saat terjadi demonstrasi besar di ibu kota Kyiv, yang dikenal sebagai Revolusi Maidan. Perubahan pemerintahan Ukraina yang cenderung pro-Barat memicu reaksi keras dari Rusia. Tak lama kemudian, Rusia mencaplok wilayah Krimea. Di kawasan Donbas, pertempuran pun pecah antara pasukan Ukraina dan kelompok separatis yang didukung Rusia.

Berbagai upaya damai sempat dilakukan, tetapi tidak mampu menghentikan konflik secara permanen. Hingga akhirnya, pada Februari 2022, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan operasi militer besar-besaran terhadap Ukraina.

Rusia menyatakan tindakannya bertujuan melindungi warga berbahasa Rusia di Donbas dan mencegah perluasan NATO. Namun, banyak negara mengecam serangan tersebut. Amerika Serikat dan negara-negara Barat kemudian menjatuhkan sanksi ekonomi kepada Rusia serta meningkatkan bantuan militer dan keuangan bagi Ukraina.

Di tengah perang yang masih berlangsung, berbagai upaya perundingan terus dilakukan, dengan AS sebagai penengah yang mendorong Rusia-Ukraina untuk kembali ke meja perundingan.

Berikut perkembangan perang Rusia-Ukraina pada hari ini, yang dirangkum dari berbagai sumber.

  • Drone Rusia di Dekat Kapal Induk Prancis

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas