Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

9 Bulan setelah Perang 12 Hari, Iran Hadapi Serangan AS-Israel, Negosiasi Nuklir Terancam

AS dan Israel serang Iran 9 bulan setelah perang 12 hari. Negosiasi nuklir terancam, ketegangan Timur Tengah meningkat tajam.

Ringkasan Berita:
  • Sembilan bulan pasca perang 12 hari, Iran kembali diserang AS dan Israel.
  • Serangan terjadi di tengah negosiasi nuklir yang belum selesai.
  • Situasi meningkatkan ketegangan di Timur Tengah dan risiko konflik meluas.

 

TRIBUNNEWS.COM - Sembilan bulan setelah perang 12 hari yang menimbulkan korban besar, Amerika Serikat dan Israel kembali melancarkan serangan ke Iran.

Langkah ini menimbulkan risiko serius bagi stabilitas kawasan Timur Tengah.

Saat gencatan senjata perang 12 hari mulai berlaku pada Juni tahun lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan kemenangan.

Ia mengatakan serangan Israel telah menghancurkan program nuklir Teheran “ke dalam jurang kehancuran”.

Hampir sembilan bulan kemudian, Iran kembali menghadapi serangan baru.

Rekomendasi Untuk Anda

Israel dan Amerika Serikat menegaskan bahwa tujuan serangan ini adalah menggulingkan rezim di Teheran.

Serangan terjadi di tengah proses negosiasi nuklir antara AS dan Iran.

Putaran ketiga pembicaraan nuklir di Jenewa baru saja selesai pada Kamis.

Menteri Luar Negeri Oman, Badr bin Hamad Albusaidi, bertindak sebagai mediator.

Albusaidi mengumumkan kemajuan signifikan dalam negosiasi dan menyebut pembicaraan teknis akan dilanjutkan pada hari Senin.

Menurut CBS News, Iran setuju melepaskan persediaan material nuklir yang diperkaya.

Negara ini juga mengizinkan verifikasi penuh oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Dengan persediaan nol, mustahil bagi Iran membuat bom nuklir dari tingkat pengayaan saat ini.

Baca juga: Siapa Pengganti Ali Khamenei? Ini Daftar Kandidat Perebutan Tahta Pemimpin Tertinggi Iran

Teheran menegaskan program nuklirnya murni untuk tujuan sipil, bukan senjata atom.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas