Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Perang Iran Hari ke-26: Rudal dan Drone Hantam Teluk, AS Kirim 3.000 Pasukan dan Buka Negosiasi

Perang Iran hari ke-26 memanas, serangan meluas di Teluk, AS kirim pasukan namun buka peluang negosiasi damai.

Tribun X Baca tanpa iklan

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyatakan kesiapan negaranya menjadi tuan rumah perundingan.

Sementara itu, China dan Prancis juga mendesak Iran untuk membuka jalur diplomasi guna mengakhiri konflik.

Serangan Meluas ke Negara Teluk

Konflik juga meluas ke kawasan Teluk.

Sebuah drone menghantam tangki bahan bakar di Bandara Internasional Kuwait dan memicu kebakaran.

Otoritas setempat melaporkan tidak ada korban jiwa, namun insiden tersebut memicu prosedur darurat.

Arab Saudi menyatakan berhasil mencegat setidaknya 32 drone dan satu rudal balistik yang menargetkan wilayah fasilitas minyak strategis seperti Ras Tanura, Ghawar, dan Abqaiq.

Di Bahrain, serangan dilaporkan menewaskan seorang warga sipil.

Baca juga: Harga Emas Naik Tajam 2 Persen, Dolar Loyo dan Minyak Turun, Pasar Sambut Harapan Damai Perang Iran

AS Perkuat Militer

Rekomendasi Untuk Anda

Di tengah eskalasi, Amerika Serikat berencana mengerahkan sekitar 3.000 tentara dari Divisi Lintas Udara ke-82 ke Timur Tengah.

Langkah ini dinilai sebagai sinyal peningkatan kesiapan militer Washington terhadap kemungkinan konflik yang lebih luas.

Selain itu, AS juga melonggarkan sebagian sanksi terhadap minyak Iran untuk meredakan tekanan pada pasar global.

Israel Perluas Operasi

Militer Israel melaporkan Iran terus meluncurkan rudal ke wilayahnya.

Sistem pertahanan udara diaktifkan setelah lebih dari selusin peringatan serangan dalam satu hari.

Israel juga mengumumkan rencana pembentukan zona keamanan sejauh 30 kilometer di Lebanon selatan untuk menghadapi Hizbullah.

Pemerintah Israel menegaskan operasi militer akan terus berlanjut hingga kemampuan nuklir dan rudal Iran dinetralisir.

Dampak Besar di Lebanon dan Irak

Di Lebanon, lebih dari 1.000 orang dilaporkan tewas sejak awal Maret akibat meningkatnya serangan.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas