Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rusia Siap Pasok Minyak ke Indonesia, Dubes Sergei Tolchenov: Ini Soal Hubungan Bisnis

Rusia siap pasok minyak ke RI di tengah krisis global. Pemerintah cari sumber baru, stok BBM aman meski jalur Hormuz terganggu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Rusia Siap Pasok Minyak ke Indonesia, Dubes Sergei Tolchenov: Ini Soal Hubungan Bisnis
freepik
RUSIA - Rusia siap pasok minyak ke RI di tengah krisis global. Pemerintah cari sumber baru, stok BBM aman meski jalur Hormuz terganggu. 

Ringkasan Berita:
  • Rusia membuka peluang pasok minyak ke Indonesia di tengah konflik global. 
  • Pemerintah juga telah mengamankan sumber baru selain Timur Tengah, meski distribusi terganggu di Selat Hormuz. 
  • Stok BBM nasional dipastikan tetap aman.

TRIBUNNEWS.COM - Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, menyatakan negaranya terbuka untuk memasok minyak kepada Indonesia apabila dibutuhkan, di tengah meningkatnya ketegangan global akibat konflik di Timur Tengah.

Pernyataan tersebut disampaikan Tolchenov saat menanggapi peluang kerja sama pembelian minyak antara Indonesia dan Rusia, menyusul situasi krisis yang dipicu oleh konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Menurut Sergei, hingga saat ini belum ada permintaan resmi dari pemerintah Indonesia, baik melalui Pertamina maupun Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

“Saya tidak menerima permintaan langsung dari Pertamina maupun dari Kementerian ESDM. Jadi, mungkin hal itu bisa dibahas melalui jalur bisnis ke bisnis (B2B),” ujarnya di Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (31/3/2026).

Baca juga: Pengumuman Trump Bakal Akhiri Perang Iran Buat Harga Minyak Anjlok, Turun Lebih dari 15 Persen

Meski demikian, Tolchenov menegaskan peluang kerja sama tetap terbuka. Ia menyebut Rusia siap menjual minyak kepada negara mana pun yang membutuhkan dan bersedia menjalin hubungan jangka panjang.

Saat ini, Rusia diketahui telah memasok minyak ke sejumlah negara besar, termasuk Amerika Serikat, China, India, serta berbagai negara di kawasan Asia.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, Tolchenov menekankan bahwa harga minyak yang ditawarkan tidak didasarkan pada hubungan diplomatik, melainkan mengikuti mekanisme bisnis murni.

“Harganya adalah harga komersial. Karena sebagian besar perusahaan minyak besar Rusia adalah perusahaan swasta, jadi ini bukan soal persahabatan, melainkan hubungan bisnis,” tegasnya.

Di sisi lain, pasokan energi Indonesia tengah menjadi sorotan setelah kapal milik Pertamina dilaporkan belum diizinkan melintas di Selat Hormuz akibat eskalasi konflik di kawasan tersebut.

Penutupan jalur distribusi minyak dunia ini berpotensi memicu krisis energi global. Sejumlah negara Asia Tenggara seperti Singapura, Vietnam, Kamboja, dan Filipina bahkan telah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

Sementara itu, pemerintah Indonesia hingga kini masih mengkaji langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga energi di dalam negeri.

Bahlil Buka Suara soal Minyak Rusia, RI Sudah Kantongi Sumber Baru

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, angkat bicara terkait kemungkinan Indonesia membeli minyak dari Rusia di tengah krisis energi global akibat konflik Timur Tengah.

Bahlil menegaskan pemerintah telah mengamankan sumber pasokan minyak mentah baru guna mengurangi ketergantungan impor dari kawasan Timur Tengah yang saat ini tengah bergejolak.

Namun, ia enggan mengungkapkan secara rinci asal negara pemasok tersebut.

“Tolong teman-teman, saya sampaikan ulangi lagi. Bahwa impor crude kita dari Middle East itu 20 persen. Dan sekarang kami sudah menemukan sumber crude baru selain dari Middle East. Tolong jangan tanyakan lagi dari mana. Yang jelas Insya Allah semuanya ada,” ujar Bahlil di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Sesuai Minatmu
Sumber: TribunJakarta
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas