Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Trump Siap Buat Iran jadi 'Neraka', Beri Waktu 48 Jam untuk Buka Selat Hormuz

Presiden AS, Donald Trump mengungkapkan bahwa dirinya siap untuk membuat Iran menjadi 'neraka' bila dalam 48 jam tidak membuka Selat Hormuz.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Ringkasan Berita:
  • Presiden AS, Donald Trump kembali memberikan ancaman terbarunya terhadap Iran.
  • Trump menyebut dirinya memberikan waktu 48 jam kepada Iran untuk segera menyerah pada tuntutan AS atau bersiap menghadapi "neraka" militer.
  • Trump menegaskan bahwa militer AS sudah dalam posisi siap tempur untuk melumpuhkan total infrastruktur Iran.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump baru saja melayangkan ancaman mengerikan yang ditujukan langsung ke jantung pemerintahan Iran.

Trump memberikan tenggat waktu hingga 6 April 2026 bagi Iran untuk menyerah pada tuntutan AS, atau bersiap menghadapi "neraka" militer.

Dalam pidatonya di Gedung Putih, Trump menegaskan militer AS sudah dalam posisi siap tempur untuk melumpuhkan total infrastruktur Iran.

Target utamanya mulai dari fasilitas nuklir hingga seluruh pembangkit listrik di negara tersebut.

"Kita akan hajar mereka habis-habisan dalam dua sampai tiga minggu ke depan."

"Kita akan bawa mereka kembali ke Zaman Batu, tempat yang pantas buat mereka," tegas Trump, menurut laporan Axios.

Rekomendasi Untuk Anda

Ada dua syarat mutlak yang diminta Trump.

Pertama, Iran harus segera membuka kembali Selat Hormuz — jalur vital perdagangan minyak dunia.

Kemudian yang kedua adalah menghentikan total program pengayaan uraniumnya.

Jika hingga tanggal 6 April besok kesepakatan tidak tercapai, Trump mengancam akan memerintahkan serangan udara simultan yang diklaim akan "menghapus" kekuatan energi Iran.

Langkah ekstrem ini merupakan bagian dari "Operasi Epic Fury," sebuah operasi militer besar-besaran hasil kerja sama AS dan Israel yang sudah berlangsung sejak Februari lalu.

Baca juga: Trump akan Buka Neraka di Iran Dalam 48 Jam, IRGC Menantang Balik AS

Iran Ancam Balik Trump

Pernyataan keras Trump tersebut tidak membuat nyali Iran ciut.

Wakil Presiden Iran sekaligus Kepala Manajemen Energi Strategis, Esmail Saghab Esfahani, membalas ancaman itu dengan peringatan yang tak kalah sengit.

Lewat akun X miliknya, Esfahani justru menyebut "neraka" yang dimaksud Trump akan berbalik menyerang Amerika Serikat dan sekutunya.

Ia menjabarkan empat dampak fatal jika Washington nekat melakukan aksi militer.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas