Gara-gara Ribut soal Kartu Pokemon, Pria di AS Jadi Korban Penembakan
Adu mulut soal Kartu Pokemon ini mendadak naik eskalasinya menjadi perkelahian fisik yang berujung penembakan
Penulis:
Bobby W
Editor:
Suci BangunDS
Tak butuh waktu lama, polisi berhasil mengamankan satu orang yang diduga kuat berkaitan langsung dengan insiden penembakan berdarah tersebut.
Meski demikian, identitas korban maupun terduga pelaku yang ditahan belum diungkap secara rinci ke publik karena proses interogasi dan penyelidikan masih berlangsung hingga berita ini ditulis.
Meroketnya Harga Kartu Pokemon
Insiden berdarah di Indianapolis ini seolah kembali menyoroti sisi gelap dari popularitas barang koleksi yang kini bernilai fantastis.
Dalam beberapa tahun terakhir, nilai jual Kartu Pokemon langka memang melonjak drastis hingga tidak lagi dipandang sekadar sebagai mainan anak-anak, melainkan aset investasi bernilai tinggi yang rawan memicu tindak kriminal.
Melansir dari laporan Kompas, tren meroketnya harga kartu Pokemon ini bahkan telah memicu rentetan kasus perampokan di sejumlah negara.
Baca juga: Viral Kisruh Rating Game IGRS, Kemkomdigi: Steam Harus Beri Klarifikasi
Sebagai gambaran betapa gilanya nilai pasar saat ini, rekor dunia untuk kartu Pokemon termahal baru saja dipecahkan pada awal tahun 2026 ini.
Rekor tersebut, dipecahkan melalui transaksi kartu super langka "Pikachu Illustrator" dengan grading sempurna (PSA 10).
Kartu milik influencer media sosial Logan Paul ini terjual dalam pelelangan di angka 16,49 juta dolar AS atau sekitar Rp277 miliar.
Mengingat, nilai ekonomisnya yang kini sangat menggiurkan, tak jarang transaksi jual-beli maupun perdebatan antarkolektor mengenai kelangkaan sebuah kartu dapat memicu emosi tinggi.
Sayangnya, bagi kedua pria di lahan parkir Kroger tersebut, perselisihan terkait hobi ini justru harus berakhir pada pertumpahan darah yang tragis.
(Tribunnews.com/Bobby)
Baca tanpa iklan