Hari ke-52 Perang Iran Memanas! Pembicaraan Mandek, AS Sita Kapal, Teheran Ancam Balas
Pemerintahan Trump dorong pembicaraan Iran di Pakistan, tetapi Teheran belum merespons di tengah ketegangan dan ancaman militer.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Bobby Wiratama
Ringkasan Berita:
- Perang Amerika Serikat (AS)-Israel vs Iran memasuki hari ke-52 hari ini, Senin (20/4/2026).
- AS menjadwalkan pembicaraan lanjutan dengan Iran di Pakistan saat gencatan senjata hampir berakhir.
- Teheran belum mengonfirmasi partisipasi di tengah insiden penangkapan kapal dan ancaman baru dari Washington.
TRIBUNNEWS.COM - Perang Iran memasuki hari ke-52 dengan situasi yang semakin tegang di tengah upaya diplomasi yang tersendat.
Perundingan antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad belum menunjukkan kemajuan signifikan.
Pembicaraan terhambat setelah Marinir AS menyita kapal kontainer berbendera Iran di dekat Selat Hormuz.
Teheran yang langsung mengancam akan melakukan pembalasan.
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump sebelumnya mengumumkan putaran kedua pembicaraan akan digelar di Pakistan pada Senin (20/4/2026).
Namun Iran belum memberikan konfirmasi kehadiran, meski gencatan senjata akan berakhir dalam hitungan hari.
Situasi semakin kompleks karena penyitaan kapal terjadi hanya beberapa jam setelah pengumuman diplomasi tersebut.
Trump juga kembali memperingatkan kemungkinan serangan terhadap infrastruktur vital Iran jika tidak ada kesepakatan.
Gencatan senjata yang mengakhiri perang selama lebih dari satu bulan dijadwalkan berakhir pada Rabu.
Di tengah ketegangan, Pakistan mencoba memainkan peran sebagai mediator.
Reuters melaporkan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif telah berbicara dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian untuk mendorong dialog.
Baca juga: 20 Kapal Berhasil Lintasi Selat Hormuz Akhir Pekan Kemarin Sebelum Iran Menutupnya Lagi
Islamabad menegaskan kesiapan untuk memfasilitasi perundingan guna meredakan konflik yang terus memburuk.
Meski demikian, kombinasi tekanan militer dan diplomasi yang tidak sejalan membuat peluang kesepakatan masih belum pasti.
Para analis menilai situasi ini menjadi fase paling kritis sejak konflik kembali memanas di kawasan.
Dirangkum dari Al Jazeera, berikut yang diketahui sejauh ini mengenai perang Iran hari ke-52, Senin (20/4/2026):
Baca tanpa iklan