Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Apa Itu Hantavirus, Infeksi yang Menewaskan 3 Orang di Kapal Pesiar?

Tiga penumpang kapal pesiar meninggal dunia akibat dugaan wabah hantavirus di Samudra Atlantik.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Endra Kurniawan

Ringkasan Berita:
  • Tiga penumpang kapal pesiar meninggal dunia akibat dugaan wabah hantavirus di Samudra Atlantik.
  • Hantavirus adalah virus dari hewan pengerat yang jarang menginfeksi manusia, tetapi dapat menyebabkan penyakit serius pada ginjal atau paru-paru.
  • Penyakit ini memiliki gejala awal yang tidak spesifik, masa inkubasi panjang, dan tingkat kematian yang bisa mencapai 40 persen pada kasus berat.

TRIBUNNEWS.COM - Tiga penumpang kapal pesiar di Samudra Atlantik meninggal dunia setelah diduga terjangkit wabah hantavirus, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Minggu (3/5/2026).

Mengutip The Guardian, wabah tersebut dilaporkan terjadi di kapal pesiar kutub MV Hondius yang sedang berlayar antara Argentina dan Cape Verde, negara kepulauan di lepas pantai barat Afrika.

Dalam pernyataan kepada USA TODAY, operator kapal pesiar ekspedisi asal Belanda, Oceanwide Expeditions, menyatakan tengah menangani situasi medis serius di atas kapal m/v Hondius.

"Selama pelayaran ini, tiga penumpang telah meninggal dunia," kata operator tersebut.

"Dua dari kematian ini terjadi di atas kapal, dan satu terjadi setelah turun dari kapal."

"Selain itu, satu penumpang saat ini dirawat di ruang perawatan intensif di Johannesburg, dan dua orang lainnya di atas kapal membutuhkan perawatan medis segera."

Rekomendasi Untuk Anda

Reuters, mengutip juru bicara Kementerian Luar Negeri Belanda, melaporkan bahwa dua penumpang yang meninggal dunia merupakan warga Belanda.

Tidak ada detail lebih lanjut yang diberikan.

Baca juga: Terjangkit Hantavirus, 3 Penumpang Kapal Pesiar di Atlantik Meninggal, Tiga Lainnya Sakit

Lantas, apa itu hantavirus?

Orthohantavirus, yang lebih dikenal sebagai hantavirus, adalah kelompok virus yang terutama ditemukan pada hewan pengerat, tetapi dapat menginfeksi manusia.

Mengutip The Guardian, Profesor Adam Taylor dari Universitas Lancaster menyebutkan bahwa setidaknya terdapat 38 spesies hantavirus yang diakui secara global, dengan 24 di antaranya dapat menyebabkan penyakit pada manusia.

Hewan pengerat seperti tikus, mencit, dan tikus sawah merupakan reservoir alami virus tersebut.

Dr. Yomani Sarathkumara, peneliti pascadoktoral di Universitas Queensland, mengatakan infeksi hantavirus sangat jarang terjadi pada manusia dan sering salah didiagnosis di negara tropis sebagai penyakit lain, seperti leptospirosis, yang juga ditularkan melalui hewan.

Penyebaran hantavirus

Hantavirus menyebar ke manusia melalui inhalasi atau kontak dengan kotoran, urin, dan air liur hewan pengerat yang terinfeksi, serta melalui gigitan atau cakaran hewan yang terkontaminasi.

“Masyarakat pertanian di seluruh dunia berisiko lebih tinggi,” kata Sarathkumara.

Profesor Madya Vinod Balasubramaniam, ahli virologi molekuler di Universitas Monash Malaysia, mengatakan hantavirus umumnya berasal dari paparan lingkungan terkait hewan pengerat dan tidak mudah menular dari manusia ke manusia, berbeda dengan flu atau Covid-19.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas