Hantavirus Menyebar, Ini Daftar Negara ASEAN yang Laporkan Dugaan Infeksi, Indonesia Ikut Tercatat
Geger hantavirus usai wabah di kapal pesiar MV Hondius. Indonesia hingga Singapura mulai siaga, WHO ikut soroti potensi penyebaran virus.
Penulis:
Namira Yunia Lestanti
Editor:
Febri Prasetyo
Otoritas kesehatan setempat mencatat ribuan kasus Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) atau demam berdarah dengan sindrom ginjal masih ditemukan, meski tren penyebarannya disebut terus menurun dalam beberapa tahun terakhir.
Penyakit tersebut menjadi salah satu infeksi zoonosis yang mendapat pengawasan ketat dari pemerintah China karena berkaitan erat dengan populasi tikus di kawasan permukiman maupun area pertanian.
HFRS diketahui merupakan jenis hantavirus yang menyerang ginjal dan banyak ditemukan di wilayah Asia.
Meski demikian, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China atau China CDC menegaskan hingga saat ini belum ditemukan kasus infeksi manusia di negara tersebut yang berkaitan dengan jenis virus dalam wabah terbaru di kapal pesiar MV Hondius.
Dalam pernyataannya, otoritas kesehatan China menyebut belum ada laporan infeksi alami dari strain virus Andes yang diduga terkait dengan kematian sejumlah penumpang kapal pesiar tersebut.
Walau dinilai tidak memiliki ancaman sebesar Covid-19, pemerintah China tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengimbau masyarakat menerapkan langkah pencegahan.
China meminta warga mengurangi kontak langsung dengan tikus, menjaga kebersihan lingkungan, serta menyimpan makanan dan air dengan baik untuk mencegah penyebaran virus.
(Tribunnews.com / Namira)
Baca tanpa iklan