Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Israel Bangun Markas IDF di Bekas Kantor PBB Yerusalem yang Dihancurkan

Israel menghancurkan markas badan PBB, UNRWA, di Yerusalem, untuk membangun markas IDF, museum IDF, dan basis perekrutan IDF.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Israel Bangun Markas IDF di Bekas Kantor PBB Yerusalem yang Dihancurkan
X @Israel_katz
MENHAN ISRAEL - Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengunggah foto rekayasa AI yang menggambarkan penghancuran gedung bekas badan PBB, UNRWA, di Yerusalem untuk dijadikan markas IDF, Minggu (17/5/2026). Israel menghancurkan markas badan PBB, UNRWA, di Yerusalem, untuk membangun markas IDF, museum IDF, dan basis perekrutan IDF. 

Selain itu, Israel juga mengklaim menemukan terowongan dan infrastruktur milik kelompok bersenjata di bawah sejumlah fasilitas UNRWA di Gaza.

Namun, tuduhan tersebut mendapat sorotan dan kritik dari berbagai pihak internasional.

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir menyambut penghancuran markas itu dengan menyebutnya sebagai “hari yang sangat penting bagi pemerintahan Yerusalem”.

“Selama bertahun-tahun, para pendukung teror ini berada di sini, dan hari ini mereka diusir bersama semua yang telah mereka bangun," kata Itamar Ben-Gvir.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengecam tindakan Israel tersebut.

Ia menyebut penghancuran fasilitas UNRWA di Yerusalem sebagai tindakan yang “sama sekali tidak dapat diterima” dan bertentangan dengan hukum internasional.

Rencana pembangunan kompleks pertahanan baru ini diperkirakan akan semakin memicu perhatian internasional, terutama karena Yerusalem Timur merupakan wilayah yang statusnya masih menjadi sengketa dalam konflik Israel-Palestina.

Apa Itu UNRWA?

Rekomendasi Untuk Anda

United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East atau Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) merupakan lembaga di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dibentuk pada tahun 1949.

Lembaga ini didirikan setelah perang Arab-Israel 1948 yang menyebabkan ratusan ribu warga Palestina kehilangan tempat tinggal dan mengungsi ke berbagai wilayah di Timur Tengah.

Tugas utama UNRWA adalah memberikan bantuan kemanusiaan seperti pendidikan, layanan kesehatan, bantuan pangan, dan perlindungan sosial bagi pengungsi Palestina di Gaza, Tepi Barat, Yerusalem Timur, Yordania, Lebanon, dan Suriah.

Di Yerusalem Timur, UNRWA telah lama mengoperasikan kantor pusat dan berbagai fasilitas pelayanan bagi warga Palestina.

Selama puluhan tahun, lembaga ini menjadi salah satu simbol kehadiran internasional dalam isu pengungsi Palestina, dikutip dari website resmi UNRWA.

Namun, keberadaan UNRWA juga terus menjadi kontroversi di mata Israel. Pemerintah Israel menuduh badan tersebut ikut mempertahankan status pengungsi Palestina secara turun-temurun dan dianggap memperkuat narasi politik yang bertentangan dengan kepentingan Israel.

Ketegangan terhadap UNRWA semakin meningkat setelah perang Gaza pecah pada 7 Oktober 2023 menyusul serangan kelompok Hamas ke wilayah Israel.

Pemerintah Israel kemudian menuduh sejumlah staf UNRWA terlibat dalam serangan tersebut atau memiliki hubungan dengan Hamas.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas