Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pasukan Zionis Israel Kelelahan dan Kebingungan Berkepanjangan Hadapi Operasi Hizbullah

Pasukan Israel di Lebanon selatan yang disebut mengalami kelelahan, kebingungan, dan kemerosotan moral akibat operasi berkelanjutan dari Hizbullah.  

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pasukan Zionis Israel Kelelahan dan Kebingungan Berkepanjangan Hadapi Operasi Hizbullah
tangkap layar/tc
PASUKAN ZIONIS ISRAEL - Ilustrasi pasukan Zionis Israel. Tangkapan layar TC, Kamis (4/9/2025) yang menunjukkan seorang prajurit cadangan militer Israel (IDF) menangis. 

Ancaman tersebut bahkan disebut memaksa pasukan Israel menunda hingga membatalkan sejumlah operasi ofensif.

KAN juga melaporkan kemampuan pertahanan Israel dalam menghadapi drone masih dinilai belum memadai.

Data yang dibahas dalam evaluasi militer disebut jauh dari positif.

Terutama terkait penyediaan sistem dan sarana untuk mendeteksi serta mencegat drone peledak, mengutip Al Mayadeen, Selasa (19/5/2026).

Selain itu, laporan tersebut menyebut pasukan Israel hampir setiap hari mengalami korban tewas maupun luka-luka akibat serangan drone eksplosif yang menargetkan posisi mereka di Lebanon Selatan.

Situasi ini terjadi di tengah meningkatnya penggunaan drone pandangan orang pertama (FPV) dan amunisi berkeliaran oleh Hizbullah di front utara.

Para pejabat Israel sebelumnya juga berulang kali mengakui kesulitan dalam menghadapi jenis serangan tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Mantan Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett, turut mengkritik keras pemerintah terkait penanganan ancaman drone.

Dalam pernyataannya yang dikutip Saluran 12 Israel, Bennett mempertanyakan lambannya respons pemerintah terhadap ancaman tersebut.

“Hampir seribu hari telah berlalu sejak perang dimulai, dan baru sekarang pemerintah ingat bahwa ada ancaman bernama drone peledak?” ujar Bennett.

Ia juga menyebut kondisi tersebut sebagai sesuatu yang “luar biasa”.

Dirinya juga menuding pemerintah gagal memberikan perhatian serius terhadap perlindungan pasukan di garis depan. 

(Tribunnews.com/ Garudea Prabawati) 

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas