5 Populer Internasional: Profil Mahmoud Ahmadinejad - Netanyahu dan Trump Cekcok soal Iran
Rangkuman berita populer internasional, di antaranya Donald Trump disebut mempertimbangkan Mahmoud Ahmadinejad sebagai calon pemimpin Iran
Penulis:
Tiara Shelavie
Editor:
Ayu Miftakhul Husna
Video penahanan ini memicu kecaman dunia internasional. Italia dan Prancis bahkan memanggil duta besar Israel di masing-masing negara untuk meminta penjelasan terkait perlakuan terhadap para aktivis flotilla.
3. Beri Kesempatan Terakhir ke Iran, Trump: Saya Ingin Lihat Sedikit Orang yang Terbunuh, Bukan Banyak
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan ia akan memberikan kesempatan terakhir dan final kepada upaya diplomatik untuk mengakhiri perang melawan Iran secara permanen.
Pernyataan Donald Trump disampaikan di tengah pembicaraan yang ia gambarkan berada pada "tahap akhir."
Pakistan telah memainkan peran kunci dalam memediasi upaya untuk mengakhiri perang AS-Israel di Iran.
Ketegangan regional memuncak pada 28 Februari 2026 ketika AS dan Israel melancarkan serangan mendadak terhadap Iran, yang mendorong Iran untuk membalas dengan rentetan drone dan rudal yang menghantam target di seluruh wilayah tersebut sementara Teheran menutup Selat Hormuz.
Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April 2026 melalui mediasi Pakistan, tetapi pembicaraan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan yang langgeng.
Trump kemudian memperpanjang gencatan senjata tanpa batas waktu sambil tetap memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal yang berlayar ke atau dari pelabuhan Iran melalui jalur air strategis tersebut.
"Kita akan mencoba sekali ini saja. Saya tidak terburu-buru. Anda tidak pernah berpikir, 'Oh, pemilihan paruh waktu, saya terburu-buru.' Saya tidak terburu-buru. Saya hanya, idealnya, saya ingin melihat sedikit orang yang terbunuh, bukan banyak," kata Trump kepada wartawan di Pangkalan Gabungan Andrews saat ia bersiap berangkat ke Connecticut, Rabu (20/5/2026), dilansir Anadolu Agency.
"Saya hanya bertanya-tanya apakah mereka benar-benar mengutamakan kepentingan rakyat, karena beberapa hal yang mereka lakukan, menurut saya, berarti mereka tidak mengutamakan kepentingan rakyat, dan mereka harus mengutamakan kepentingan rakyat. Saat ini ada banyak kemarahan di Iran, karena orang-orang hidup dalam kondisi yang sangat buruk," tambahnya.
Ketika ditanya oleh seorang reporter apakah ia "sependapat tentang Iran" dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Trump menjawab singkat: "Ya."
"Dia akan melakukan apa pun yang saya inginkan. Dia adalah pria yang sangat, sangat baik," kata Trump.
Kemudian, saat berpidato di hadapan para lulusan Akademi Penjaga Pantai di Connecticut, Trump mengulangi klaimnya tentang penghancuran militer Iran.
4. Netanyahu–Trump Cekcok soal Iran, Israel Desak Serangan Militer AS Segera Dilanjutkan
Hubungan antara Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dilaporkan memanas setelah keduanya terlibat percakapan telepon yang tegang terkait strategi menghadapi Iran.