WHO Peringatkan Ebola di Afrika Makin Tak Terkendali, Diduga Ada 220 Kematian Terkait Ebola
WHO peringatkan wabah Ebola di Kongo-Uganda meluas cepat, 220 kematian diduga terjadi dan kasus terus melonjak.
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Febri Prasetyo
Akibat kerusuhan tersebut, sedikitnya 18 pasien suspek Ebola melarikan diri dan belum diketahui keberadaannya.
Pemerintah Kongo kini melarang acara berkabung dan pertemuan lebih dari 50 orang di wilayah terdampak demi menekan penyebaran virus.
WHO memperingatkan negara-negara yang berbatasan langsung dengan Kongo berada dalam risiko tinggi dan harus segera meningkatkan pengawasan kesehatan di perbatasan.
Baca juga: Ini Alasan Dunia Diminta Siaga dan Tak Anggap Remeh Wabah Ebola Bundibugyo
Ebola sendiri merupakan penyakit virus mematikan yang menyebar melalui kontak langsung dengan cairan tubuh dan dapat menyebabkan pendarahan hebat, kegagalan organ, hingga kematian.
Pengamat kesehatan global menilai kombinasi konflik keamanan, kepadatan penduduk, lemahnya fasilitas kesehatan, serta kepanikan masyarakat membuat wabah Ebola kali ini berpotensi menjadi salah satu krisis kesehatan paling serius di Afrika dalam beberapa tahun terakhir.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)