Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PBB Peringatkan Dampak Meluasnya Perang Ukraina Imbas Insiden Drone Rusia Jatuh di Rumania

Sebuah drone yang diidentifikasi oleh pihak berwenang Rumania sebagai milik Rusia jatuh ke sebuah bangunan tempat tinggal di kota Galati.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Nuryanti
Editor: Endra Kurniawan
zoom-in PBB Peringatkan Dampak Meluasnya Perang Ukraina Imbas Insiden Drone Rusia Jatuh di Rumania
Tangkap layar YouTube The White House dan CNN-News18
DRONE RUSIA - Ketegangan perang Rusia-Ukraina memasuki babak baru setelah sebuah drone Rusia menghantam gedung apartemen di kota Galați, Rumania, pada Jumat (29/5/2026). PBB kembali menegaskan peringatan tentang potensi dampak meluas dari perang Ukraina. 

Menurut pihak berwenang Rumania, sebuah drone Rusia menabrak gedung apartemen 10 lantai pada Jumat (29/5/2026) dini hari, menyebabkan ledakan dan kebakaran yang melukai dua orang.

Menteri Luar Negeri Rumania, Luminita Odobescu, yang juga menghadiri pertemuan Dewan tentang insiden pesawat tak berawak tersebut, mengutuk "perilaku sembrono ini dan intrusi nyata yang berulang kali dilakukan oleh kendaraan Rusia ke wilayah kedaulatan kami, terlepas dari apa tujuan awal mereka."

"Insiden terbaru ini merupakan kenyataan yang sangat meresahkan, karena menunjukkan peningkatan pola serangan pesawat tak berawak tanpa pandang bulu yang melukai warga sipil di perbatasan, dan perilaku seperti itu tidak dapat diterima berdasarkan Piagam PBB dan hukum internasional," tambahnya.

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin meminta Rumania untuk melakukan penyelidikan atas masalah tersebut.

Putin menunjukkan bahwa drone Ukraina sebelumnya telah melintasi perbatasan ke Finlandia, Polandia, dan negara-negara Baltik, yang awalnya memicu tuduhan terhadap Moskow sebelum penyelidikan menghasilkan kesimpulan yang berbeda.

PERANG RUSIA-UKRAINA - Presiden Rusia Vladimir Putin menjawab pertanyaan dari perwakilan media massa di hari terakhir kunjungannya di Tajikistan, 10 Oktober 2025. (Vladimir Smirnov, TASS)
PERANG RUSIA-UKRAINA - Presiden Rusia Vladimir Putin menjawab pertanyaan dari perwakilan media massa di hari terakhir kunjungannya di Tajikistan, 10 Oktober 2025. (Vladimir Smirnov, TASS) (Kremlin.ru)

Disebut sebagai Insiden Terburuk

Meskipun Rumania telah beberapa kali mengonfirmasi adanya pecahan drone di wilayahnya sejak perang dimulai pada tahun 2022, termasuk di Galati pada bulan April tahun ini, belum pernah ada korban luka dalam insiden drone yang banyak di antaranya mendarat di daerah terpencil.

Menanggapi serangan terbaru tersebut, Presiden Rumania Nicusor Dan mengadakan pertemuan dengan badan pertahanan tertinggi negara anggota NATO pada hari Jumat untuk membahas implikasi dari apa yang disebutnya sebagai "insiden terburuk yang menimpa wilayah nasional" sejak Rusia menginvasi Ukraina, dan menyalahkan Rusia secara langsung atas insiden tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

“Kami akan mengambil tindakan proporsional terhadap Federasi Rusia. Tidak ada keraguan tentang pelaku dan penyebab serangan ini,” tulisnya dalam sebuah unggahan di Facebook.

Dan menambahkan bahwa pikirannya tertuju pada orang-orang yang terluka, keluarga, dan warga "yang mengalami saat-saat mengerikan di rumah mereka sendiri."

Baca juga: Rusia Ancam Serangan Besar tapi Tak Kunjung Terjadi, Ukraina Sebut Ini Permainan Psikologis

Militer Rumania mengerahkan dua jet tempur F-16 dan sebuah helikopter yang berwenang untuk menyerang target, dan pesan peringatan dikirim kepada penduduk di daerah yang terkena dampak.

Dalam beberapa tahun terakhir, pelanggaran wilayah udara telah menjadi begitu umum di Rumania sehingga para pembuat Undang-undang mengesahkan peraturan tahun lalu yang mengizinkan tentara untuk menembak jatuh drone yang memasuki wilayah udaranya sebagai upaya terakhir.

Namun Rumania tetap berhati-hati dalam menembak jatuh drone yang menyimpang, yang dapat menimbulkan risiko bagi daerah berpenduduk.

Dilansir Al Arabiya, Rusia telah menggunakan rudal balistik jarak jauh dan drone untuk merusak jaringan listrik Ukraina dan membombardir kota-kota, dan Ukraina telah bersiap menghadapi bombardir berat lebih lanjut.

Insiden terbaru ini menambah daftar masalah terkait drone yang baru-baru ini menimpa Eropa.

Dalam beberapa bulan terakhir, drone Ukraina telah menabrak cerobong asap pembangkit listrik di Estonia, menghantam tangki bahan bakar kosong di Latvia, dan ditembak jatuh oleh jet tempur Rumania yang ditempatkan di Lituania.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas