Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Netanyahu Ancam Beirut, Iran Balas Ultimatum: Tinggalkan Israel Utara Sekarang!

Iran ancam warga Israel utara mengungsi jika Beirut diserang. Konflik Timur Tengah memanas, Trump pun murka ke Netanyahu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Diplomasi AS-Iran Terancam Gagal
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi juga menegaskan bahwa gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat berlaku untuk seluruh kawasan konflik, termasuk Lebanon.

Ia memperingatkan bahwa pelanggaran di satu wilayah akan dianggap sebagai pelanggaran keseluruhan kesepakatan.

“AS dan Israel bertanggung jawab atas konsekuensi dari setiap pelanggaran,” tulis Araghchi melalui akun X miliknya.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa ketegangan di Lebanon kini mulai mempengaruhi jalur diplomasi yang sedang dibangun Washington dengan Teheran.

Trump Murka ke Netanyahu

Di tengah memanasnya situasi, Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga dilaporkan meluapkan kemarahan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akibat meningkatnya eskalasi serangan Israel ke Lebanon.

Dalam laporan media Amerika Axios, Trump disebut melakukan percakapan telepon panas dengan Netanyahu pada Senin (1/6/2026).

Trump bahkan dikabarkan berteriak kepada Netanyahu dengan kalimat “Apa yang kau lakukan?” setelah menerima laporan mengenai rencana perluasan operasi militer Israel di Lebanon.

Rekomendasi Untuk Anda

Washington disebut khawatir langkah agresif Israel dapat memperluas perang di Timur Tengah, memperburuk tekanan internasional terhadap Israel, sekaligus menggagalkan jalur diplomasi AS dengan Iran.

Selain itu, pemerintah AS juga menilai konflik yang terus membesar dapat memicu ketidakstabilan baru di kawasan dan mengganggu hubungan diplomatik dengan negara-negara Timur Tengah lainnya.

Meski Israel belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan kemarahan Trump, serangan besar ke Beirut yang sebelumnya direncanakan akhirnya dibatalkan setelah percakapan telepon tersebut berlangsung.

Keputusan itu sementara meredakan kekhawatiran internasional, meski situasi keamanan di Lebanon dan kawasan Timur Tengah hingga kini masih berada dalam kondisi sangat tegang.

(Tribunnews.com / Namira)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas