Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Baku Tembak Berlanjut, AS Hancurkan Dua Drone Iran di Selat Hormuz

Militer AS menembak jatuh dua drone serang Iran yang dianggap mengancam lalu lintas maritim di Selat Hormuz.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Suci BangunDS
zoom-in Baku Tembak Berlanjut, AS Hancurkan Dua Drone Iran di Selat Hormuz
Google Maps
SELAT HORMUZ - Gampar merupakan tangkap layar dari Google Maps, Minggu (15/6/2025), menunjukkan lokasi Selat Hormuz. Militer AS menembak jatuh dua drone serang Iran yang dianggap mengancam lalu lintas maritim di Selat Hormuz 

Ringkasan Berita:
  • Militer AS menembak jatuh dua drone serang Iran yang dianggap mengancam lalu lintas maritim di Selat Hormuz, setelah sehari sebelumnya juga menembak jatuh empat drone Iran.
  • Ketegangan militer antara Iran dan AS meningkat meski Donald Trump mengisyaratkan peluang tercapainya kesepakatan gencatan senjata dalam waktu dekat.
  • Ketidakstabilan di Selat Hormuz menimbulkan kekhawatiran terhadap kenaikan harga energi global, sementara negosiasi antara kedua negara masih menemui jalan buntu.

TRIBUNNEWS.COM - Militer Amerika Serikat (AS) mengatakan telah menembak jatuh dua drone serang Iran yang dinilai mengancam lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz, Minggu (7/6/2026).

"Hari ini, pasukan AS di Timur Tengah menembak jatuh dua drone serang satu arah Iran yang mengancam lalu lintas maritim internasional di Selat Hormuz," kata CENTCOM atau Komando Pusat AS melalui akun X resminya.

"Pasukan Amerika tetap siaga dan siap untuk terus membela diri terhadap agresi Iran."

Sehari sebelumnya, CENTCOM menyatakan, pasukannya menembak jatuh empat pesawat tak berawak Iran yang diluncurkan ke arah selat tersebut, kemudian menyerang situs radar pengawasan pantai Iran.

Baku tembak terbaru antara Iran dan Amerika Serikat memunculkan pertanyaan mengenai masa depan pembicaraan gencatan senjata, meskipun Presiden AS Donald Trump baru-baru ini mengisyaratkan bahwa kesepakatan dapat dicapai dalam beberapa hari.

Pada Sabtu, Iran dilaporkan meluncurkan tujuh rudal balistik dan drone ke arah Bahrain serta Kuwait, yang memicu respons pertahanan udara di seluruh kawasan Teluk.

Rekomendasi Untuk Anda

CENTCOM mengatakan, telah mencegat proyektil tersebut dan kemudian menyerang sejumlah situs pengawasan serta radar Iran, termasuk fasilitas yang berada di Selat Hormuz.

Baca juga: 5 Populer Internasional: Israel Gunakan Bom Fosfor Putih di Lebanon - Putin Jawab Surat Zelenskyy

Menurut CENTCOM, situs-situs tersebut, menjadi sasaran setelah drone dan rudal Iran menimbulkan ancaman langsung terhadap lalu lintas maritim regional.

Mereka mengonfirmasi telah menyerang sejumlah situs radar, termasuk yang berada di sebuah pulau di selat tersebut, untuk mencegah serangan lanjutan.

Iran mengatakan, telah menargetkan Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait yang menampung pasukan AS, serta Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain, menurut kantor berita pemerintah Republik Islam Iran (IRNA).

Belum ada laporan mengenai korban jiwa di kalangan personel Amerika.

Mengutip Global News, pada awal pekan ini Trump mengisyaratkan bahwa kesepakatan dapat tercapai pada akhir pekan.

Ia juga mengatakan pada Jumat bahwa Amerika Serikat akan segera mengakhiri konflik tersebut.

Koresponden Global News di Washington, Reggie Cecchini, mengatakan pesan dari Iran menunjukkan negosiasi masih menemui jalan buntu.

Sejumlah isu penting belum terselesaikan meskipun upaya diplomatik terus dilakukan.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas