Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Usai Digempur AS, Iran Kunci Selat Hormuz: Kapal yang Nekat Melintas Bakal Ditembak

Iran resmi tutup Selat Hormuz usai digempur AS. Kapal yang nekat melintas terancam ditembak, dunia kini khawatir krisis energi global pecah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

“Pasukan Amerika memulai serangan pertahanan diri tambahan hari ini pukul 17.15 ET terhadap beberapa target di Iran,” demikian pernyataan Komando Pusat Amerika Serikat dalam unggahan di platform X.

“Serangan tersebut sebagai tanggapan terhadap agresi Iran yang tidak beralasan dan berkelanjutan,” lanjut pernyataan tersebut.

Situasi semakin memanas setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan keras terhadap Teheran.

Trump menuding Iran terlalu lama menjalankan proses negosiasi damai dan mempermainkan upaya diplomasi yang sedang berlangsung.

Trump bahkan menyatakan Iran kini harus menerima konsekuensi atas sikapnya tersebut.

“Si pengganggu Timur Tengah telah mati. Mereka terlalu lama bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan yang akan sangat menguntungkan mereka, sekarang mereka harus membayar harganya,” tulis Trump melalui akun Truth Social miliknya, dikutip AFP.

Pernyataan terbaru Trump ini berbeda dengan sikap optimistis yang sebelumnya ia tunjukkan pada Selasa (9/6/2026).

Rekomendasi Untuk Anda

Saat itu, Trump mengaku yakin proses negosiasi untuk mengakhiri konflik dengan Iran sudah memasuki tahap akhir dan dapat diselesaikan dalam dua hingga tiga hari.

Namun situasi justru berubah drastis setelah serangan baru Amerika Serikat kembali terjadi dan memicu respons keras dari Teheran.

Dunia Khawatir Krisis Energi Global

Meski pemerintah Iran berdalih penutupan jalur tersebut dilakukan karena kawasan sudah tidak aman bagi aktivitas pelayaran internasional, langkah Teheran langsung memicu kepanikan di berbagai negara.

Sejumlah analis memperingatkan bahwa gangguan pengiriman minyak di Selat Hormuz dapat menyebabkan harga energi dunia melonjak tajam dalam waktu singkat.

Kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan. Selat Hormuz merupakan jalur laut sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Oman dan Samudra Hindia.

Kendati terlihat kecil di peta dunia, wilayah ini menjadi salah satu pusat distribusi minyak paling penting di dunia.

Sekitar seperlima pasokan minyak global diketahui melewati Selat Hormuz setiap harinya. Negara-negara penghasil minyak besar seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Irak, hingga Iran sangat bergantung pada jalur tersebut untuk mengekspor minyak ke pasar internasional.

Karena itulah, penutupan Selat Hormuz dinilai dapat memicu efek domino terhadap perekonomian global. Tidak hanya menyebabkan lonjakan harga minyak mentah dunia, kondisi ini juga berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi internasional.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas