Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

5 Populer Internasional: Perang Informasi AS dan Iran - Pipa Raksasa Misterius di Pantai Jepang

AS melanjutkan serangan udara ke Iran, sementara Menhan Pete Hegseth menegaskan pendekatan “bernegosiasi dengan bom.”

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Endra Kurniawan

Pemerintah Prefektur Ishikawa mengungkapkan bahwa benda tersebut merupakan pipa apung (floating hose) yang digunakan untuk pekerjaan pengerukan dasar laut (dredging). Pipa tersebut ditemukan terdampar di pantai Saikai Kazanashi, Kota Shika.

Dengan panjang sekitar 150 meter, diameter sekitar 2 meter, dan berat diperkirakan mencapai 300 ton, benda itu menjadi salah satu sampah laut terbesar yang pernah ditemukan di wilayah Jepang.

"Rasanya seperti melihat film science fiction," ujar salah seorang warga Ishikawa lainnya.

Warga lainnya menggambarkan benda tersebut sebagai "ular hitam raksasa" yang muncul dari laut.

Diduga Berasal dari China

Menurut hasil investigasi pemerintah daerah, pada badan pipa ditemukan tulisan berbahasa Inggris, nomor seri, serta nama perusahaan pembuatnya.

Penyelidikan menunjukkan bahwa pipa tersebut diproduksi oleh perusahaan China, Zebung.

Rekomendasi Untuk Anda

Pemerintah Prefektur Ishikawa telah menghubungi perusahaan tersebut dan mengirimkan foto-foto pipa untuk membantu pelacakan asal-usulnya. Namun hingga kini identitas pemilik maupun lokasi terakhir penggunaan pipa tersebut belum diketahui.

BACA SELENGKAPNYA >>>

4. Trump Klaim Iran Minta Ampun Hentikan Perang, Teheran: Fitnah! AS Diam-diam Siapkan Serangan Balasan

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah Presiden AS Donald Trump mengklaim para pejabat Iran meminta Washington menghentikan serangan udara terhadap Teheran.

Dalam wawancara dengan Fox News pada Kamis (11/6/2026), Trump mengatakan dirinya telah berbicara langsung dengan pejabat Iran yang disebut meminta Amerika Serikat menghentikan pemboman terhadap wilayah Iran.

Trump bahkan menyebut serangan terbaru Amerika Serikat kemungkinan akan segera berakhir, meski tetap membuka peluang adanya serangan lanjutan apabila situasi kembali memanas.

“Pejabat Iran meminta saya menghentikan pengeboman,” ujar Trump dalam wawancara tersebut.

Meski demikian, Trump menegaskan jet tempur Amerika Serikat masih terus beroperasi di wilayah udara Iran dan Washington tetap memiliki hak untuk kembali menyerang jika diperlukan.

Trump juga mengatakan Israel tidak terlibat dalam serangan terbaru yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Iran.

Sesuai Minatmu
Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas