Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Iran dan AS Saling Klaim Isi Deal Selat Hormuz Versi Masing-masing

Meski dikabarkan segera berdamai , baik AS dan Iran saling "membocorkan" isi kesepakatan mereka dengan versi masing-masing yang tuai aksi saling kecam

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Bobby W
zoom-in Iran dan AS Saling Klaim Isi Deal Selat Hormuz Versi Masing-masing
Tribunnews.com/Generated by AI/Grok
ILUSTRASI - Ilustrasi bendera Amerika Serikat dan Iran yang dibuat menggunakan Grok AI. 
Memuat video…

Ringkasan Berita:
  • AS dan Iran diprediksi akan mencapai kesepakatan resmi paling lambat awal pekan depan, yang mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz, pencabutan blokade pelabuhan, dan perpanjangan gencatan senjata 60 hari
  • Kabar ini telah dikonfirmasi kebenarannya oleh Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif selaku mediator, Menlu Iran Abbas Araghchi, serta Presiden AS Donald Trump
  • Meski demikian, kedua belah pihak "membocorkan" isi kesepakatan mereka dengan versi masing-masing yang menuai aksi saling kecam

 

TRIBUNNEWS.COM - Kabar terkait kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran diprediksi akan segera terwujud dalam beberapa hari ke depan.

Hal ini terjadi menyusul adanya nota kesepahaman untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Berbeda dari sentimen-sentimen sebelumnya, kabar kali ini diamini oleh pernyataan dari kedua belah pihak baik dari AS maupun Iran.

Kesepakatan ini dibenarkan oleh Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, yang bertindak sebagai mediator utama.

Pada hari Jumat (12/6/2026) Sharif bahkan mengatakan bahwa teks final terkait kesepakatan AS-Iran telah tercapai. 

Rekomendasi Untuk Anda

"Perdamaian belum pernah sedekat sekarang." ungkap Sharif melalui unggahannya di platform X.

Berdasarkan draf awal yang beredar dari berbagai sumber diplomatik, nota kesepahaman ini akan langsung membuka kembali Selat Hormuz tanpa pungutan biaya, mencabut blokade AS terhadap pelabuhan Iran, dan memulihkan pelayaran prapengiriman dalam waktu kurang lebih 30 hari.

Kesepakatan ini juga mencakup perpanjangan masa gencatan senjata selama 60 hari dan penghentian pertempuran antara Israel dan Hizbullah di Lebanon.

Kabar Dibenarkan Iran

Baca juga: 14 Poin yang Akan Disepakati AS dan Iran untuk Mengakhiri Perang dalam Waktu Dekat

Pihak Iran sendiri tak membantah kabar bahwa kedua belah pihak tampaknya segera mencapai kesepakatan.

Di dalam sebuah wawancara dengan media pemerintah pada hari Jumat, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa kesepakatan tersebut bisa saja terjadi dalam 1 atau 2 hari ke depan

"Saya penuh harapan akan hal itu." ungkap Araghchi dalam wawancara yang juga diunggahnya ke platform X tersebut.

Meski demikian, saat berbicara di stasiun televisi pemerintah Iran, Araghchi memaparkan sejumlah ketentuan yang tampaknya berbeda dari draf awal.

Araghchi menegaskan bahwa Iran nantinya akan mengenakan biaya layanan bagi kapal-kapal yang melintasi selat tersebut. 

Ia mengatakan bahwa Iran akan tetap memegang kendali atas jalur air tersebut dan memungut biaya atas "layanan yang diberikan."

Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas